Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Bukan rahasia lagi kalau barang impor selalu digandrungi masyarakat Indonesia,  selain memiliki kualitas yang cukup meski dengan harga yang murah tapi barang impor juga mampu memberikan keuntungan yang berlipat-lipat bagi seorang importir.  

Hal tersebut tak terlepas dari adanya kerja sama perdagangan internasional yang memungkinkan Indonesia bisa mengekspor dan mengimpor barang/produk dari luar negeri. Barang/produk yang diimpor biasanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri ketika terjadi kelangkaan, menjaga stabilitas, hingga menurunkan gejolak harga.  

Selama tahun 2021 beberapa barang/produk yang paling banyak diimpor ke Indonesia. Hal ini telah dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan mencapai lebih dari US$226 miliar. Dengan data tersebut, apakah kamu yang tertarik dengan usaha impor barang/produk dari luar negeri dan menjadikannya bisnis yang paling potensial di Indonesia. 

Pajak Barang Impor 

Sebelum memutuskan menjadi importir, ada baiknya kamu mengetahui tentang pajak bea cukai yang ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, tidak hanya mencari keuntungan pribadi saja, tetapi kamu juga harus memberikan kontribusi kepada negara dalam bentuk pajak atas barang-barang impor. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009, atas pemasukan BKP (Barang Kena Pajak) dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Buat kamu yang masih pemula di bidang impor, tak perlu khawatir karena ada AsiaCommerce yang akan memberikan berbagai layanan untuk memudahkan kamu dalam melakukan kegiatan impor. Nah, sekarang saatnya kamu ketahui barang/produk apa saja yang paling banyak diimpor ke Indonesia 

Sebelum kamu memutuskan untuk memulainya, pastikan dulu bahwa impor yang akan kamu jual kembali di Indonesia adalah barang–barang yang memang diminati oleh konsumen. 

Lantas apa saja deretan barang impor paling banyak di cari di Indonesia? Berikut deretan barang impor paling banyak di cari di indonesia. 

Barang Impor Paling Banyak di Cari di Indonesia 

1. Plastik dan produk berbahan plastik 

Barang berbahan plastik merupakan barang yang sudah menjadi bagian dari kehidupan rumah tangga mulai dari piring, gelas, dan ember hingga kotak penyimpanan. Apalagi, permintaan industri dalam negeri terhadap bahan plastik cukup tinggi sehingga meningkatkan nilai impor. Oleh karena itu, tidak heran jika impor komoditas/produk berbahan plastik ini begitu besar. 

2. Mesin dan peralatan mekanik

Mesin dan peralatan mekanik merupakan barang/produk impor yang paling bernilai di beberapa tahun terakhir. Seperti yang telah ketahui, mesin mekanik dan peralatan mekanik adalah barang/produk dengan harga satuan yang sangat tinggi. Maka tak heran jika nilai impornya begitu tinggi. barang/produk adalah mesin untuk perusahaan industri seperti mesin cetak, alat potong, mesin pengolah bahan kimia. 

3. Perlengkapan Elektronik 

Yang kedua adalah peralatan elektrok. Perangkat elektronik terus digandungi dan banyak digunakan di rumah kita. Apalagi setelah terjadinya badai covid-19, barang elektronik terlebih smartphone dan komputer menjadi primadona karena sangat dibutuhkan di situasi sekarang, serta kehadiran e-commerce semakin  mempermudah penjualan barang/produk tersebut.  adapun Barang/produk yang dimaksud antara lain TV, mesin cuci, AC, smartphone, komputer , speaker, dan peralatan elektronik lainnya. 

4. Besi dan Baja 

Kebutuhan impor baja masih cukup tinggi untuk industri. Ini dibuktikan dengan nilai nominalnya, yang akan mencapai lebih $6,85 miliar. Kebutuhan baja ini dapat berupa benih baja ataupun produk siap pakai. Baja tidak hanya dikerjakan ulang menjadi barang-barang rumah tangga, tetapi juga digunakan dalam infrastruktur. 

5. Kendaraan dan Suku Cadang 

Seperti diketahui, banyak kendaraan yang datang ke Indonesia dari luar negeri. Merek atau brand kendaraan yang di impor umumnya tidak diproduksi di Indonesia karena tidak memiliki pabrik. Selain itu juga banyak suku cadang yang di impor dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan Indonesia.  

6. Bahan kimia organik 

Bahan kimia organik merupakan barang/produk kedua yang paling banyak diimpor. Produk di segmen ini meliputi alkohol, petrokimia, polimer, bensin, parafin, dan gas metana.  Kebutuhan barang/produk ini biasanya digunakan di berbagai sektor industri, mulai dari pupuk, peralatan rumah tangga hingga alat kesehatan.  

7. Serealia 

Serealia adalah tanaman yang ditanam untuk dipanen bulir atau biji-bijiannya. Produk pertanian ini biasanya jagung, kedelai, kacang-kacangan, gandum, atau beras. Indonesia memiliki banyak lahan dan petani, tetapi terkadang terjadi kekurangan karena terjadinya gagal panen dan peningkatan konsumsi akan biji-bijian yang sangat tinggi. 

8. Ampas/libah dari industri makanan 

Jangan salah, kamu juga bisa menjual ampas/sisa makanan juga loh! Hal ini sesuai dengan daftar teratas barang/produk impor ke Indonesia dua tahun belakangan yang disusun oleh BPS. Limbah industri makanan ini diperkirakan mencapai $2,91 miliar. jadi untuk apa itu limbah dari sisa makanan ? Jadi  ampas/sisanya digunakan sebagai bahan pakan ternak. Salah satu produknya adalah bungkil kedelai berprotein tinggi untuk ternak. 

9. Berbagai produk kimia 

Hampir semua komponen rumah tangga selalu membutuhkan bahan kimia, baik yang benar-benar aman untuk digunakan, dikonsumsi, maupun sebagai racun. Produk turunan di segmen ini antara lain sabun, pemutih pakaian, pembersih lantai, pembasmi serangga dan insektisida. Sementara untuk produk mentah di bidang kimia berupa merkuri, asam sulfat, formaldehida, klorin dan asam klorida yang biasanya diolah oleh industri. 

10. Perangkat Optik, Fotografi, Sinematografi, & Medis 

Kemudian ada juga barang atau produk optik, fotografi, bioskop, dan alat/produk medis, yang nilainya tidak bisa dianggap rendah. Produk-produk ini memiliki banyak jenis mulai dari lensa, kacamata, kamera digital dan kamera video, jarum suntik dan stetoskop hingga peralatan untuk kebutuhan medis seperti, mesin cuci darah, USG, dan lain sebagainya. 

11. Produk Fashion 

Terakhir, ada barang/produk fashion. Perdagangan online dari luar negeri telah meningkatkan permintaan impor untuk produk ini. Selain itu, beberapa produk bahkan memiliki bahan dan kualitas yang lebih baik daripada barang lokal. Beberapa barang/produk yang dapat di impor ke Indonesia antara lain seperti, tas, pakaian, sepatu dan perhiasan. 

Itu dia beberapa barang/produk yang Paling Banyak di Cari di Indonesia. Semoga dengan mengetahui beberapa daftar diatas, kamu bisa membaca peluang bisnis dan menghasilkan pendapatan yang lebih. 

Rekomendasi Dari Kami 

Setelah membaca 11 barang impor paling banyak di cari di Indonesia di atas apakah kamu mulai tertarik dengan bisnis di bidang impor ? Kalau kamu tertarik tapi masih bingung mau mulai dari mana kamu bisa bergabung dengan AsiaCommerce. 

Dengan bergabung di AsiaCommerce kamu akan di berikan berbagai pelayanan yang akan memudahkan serta memenuhi kebutuhan kamu dalam berbisnis impor, mulai dari penentuan produk, konsultasi ekspor dan impor, konsolidasi paket, pengiriman logistik, inspeksi kualitas, pengadaan barang, jasa pengiriman, sampai pengurusan berbagai dokumen, perpajakan serta beacukai, agar kamu dapat secara penuh fokus kedalam bisnis kamu. Sehingga kamu cukup memesan barang dengan jenis yang dinginkan dan menunggu barang sampai di tempat. Jadi tunggu apa lagi ? Yuk segera bergabung bersama kami. Klik disini atau banner dibawah untuk informasi lebih lanjut.