Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Kenapa indonesia masih melakukan impor ? lantas  apa alasannya sehingga Indonesia melakukan impor sampai sekarang ? Sebenarnya alasan impor baik Indonesia atau pun negara lain karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi. 

Impor sendiri adalah suatu kegiatan atau aktivitas membeli suatu produk barang dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dasar di dalam negeri. Aktivitas perdagangan internasional yang dilakukan yang dilakukan dengan memasukkan barang dari luar negeri ke dalam daerah pabean sesuai peraturan perundangan-undangan disebut transaksi impor.

Lalu, sebenarnya apa alasan negara Indonesia melakukan kegiatan impor barang? Untuk mengetahuinya, kamu bisa menyimak informasinya seperti berikut ini.

Namun, sebelumnya kamu harus mengetahui mengenai apa impor itu sendiri. Berikut penjelasan mengenai apa itu impor. Yuk, simak agar menambah pengetahuanmu seputar dunia impor.

Apa Itu Impor ?

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya impor adalah kegiatan atau aktivitas membeli suatu produk barang dari luar negeri. Impor juga bisa diartikan sebagai aktivitas memasukkan barang atau jasa dari suatu negara ke negara lain. Kegiatan impor melibatkan dua negara yang memiliki kepentingan antar dua negara tersebut. Contohnya, Indonesia tidak memiliki produk gandum yang mencukupi untuk kebutuhan di dalam negeri. Sehingga harus mendatangkan produk gandum dari luar negeri agar kebutuhan gandum dalam negeri terpenuhi.

Dalam pengiriman barang impor skala besar diperlukan proses pendampingan oleh bea cukai. Secara sederhana, pemerintah akan menerapkan pajak atas setiap produk ke masing-masing importirnya. Tidak semua barang mendapat izin masuk sebagai barang impor. Pemerintah melalui Direktorat Bea Cukai telah menetapkan aturan perundangan-undangan yang mengizinkan dan melarang masuknya barang impor. Barang impor yang mengandung unsur pornografi, obat-obatan terlarang, senjata api, dan hewan merupakan barang yang dilarang masuk.

Manfaat Impor

Aktivitas impor kerap memicu perdebatan di masyarakat, terutama persaingan harga ketat produk lokal di pasaran yang diakibatkan produk impor. Tidak sedikit barang dalam negeri yang kalah bersaing karena dampak pengimpor, selain itu kegiatan impor juga mengurangi cadangan devisa negara.

Akan tetapi, impor tidak sepenuhnya merugikan. Ada banyak manfaat impor yang bisa dirasakan secara langsung, manfaat itu di antaranya adalah:

  • Memperoleh suplai produk luar negeri yang tidak bisa diproduksi dalam negeri
  • Sarana transfer teknologi lebih modern
  • Mengendalikan inflasi karena harga barang impor lebih terjangkau

Jenis-Jenis Impor

ada dua jenis impor yang biasa dijalankan, yakni:

1. Impor Full Container Load 

Impor jenis ini adalah pengiriman barang dengan menggunakan kontainer oleh satu pengirim, tidak menggabungkan barang dari pengirim lain.

Jadi, barangnya akan dikirim melalui kontainer dan ditujukan kepada negara dengan satu importir (orang atau badan yang melakukan impor) saja. Meskipun begitu tetap ada kelebihan dan kekurangan dalam metode pengiriman ini.

2. Impor Less Than Container Load 

Impor jenis ini adalah pengiriman barang dengan menggunakan kontainer. Tetapi isi barang-barang berasal dari banyak pengirim dan akan ditujukan kepada negara yang sama. 

Produk Impor Indonesia

Kegiatan impor di Indonesia dilakukan untuk memenuhi kebutuhan produk barang konsumsi, bahan baku, bahan penolong, dan bahan modal. Berikut adalah beberapa produk impor Indonesia, antara lain :

  • Barang konsumsi, merupakan barang yang dikonsumsi harian untuk kebutuhan sehari-hari, seperti bahan pokok makanan, minuman, dan beras.
  • Bahan baku, bahan utama untuk keperluan membuat barang hasil produksi.
  • Bahan penolong, bahan untuk keperluan proses produksi yang dimanfaatkan hanya untuk waktu tertentu seperti pupuk, baja, ataupun bahan kimia.
  • Barang modal, merupakan barang untuk modal usaha industri dalam negeri, seperti mesin, komputer, suku cadang, hingga alat berat.

Alasan Kenapa Indonesia Harus Melakukan Impor Barang dari Luar Negeri

1. Tidak Bisa atau Belum Mampu Memproduksi Barang

Alasan yang pertama kenapa Indonesia mengimpor barang dari luar negeri adalah tidak bisa atau belum mampu memproduksi barang yang dibutuhkan.

Barang itu bisa saja kita olah lagi jadi barang yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam negeri.

Penyebabnya lainnya, karena sumber daya alam kita tidak bisa menyediakan barang-barang yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan produksi.

2. Biaya Produksi yang Mahal

Indonesia perlu mengimpor beberapa barang karena jika diproduksi sendiri, biaya pembuatannya (produksi) terlalu mahal daripada mengimpornya.

Oleh karena itu, mendatangkan barang dari luar negeri dinilai lebih mudah dan murah.

Dengan begitu, kita bisa menjual barangnya dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia.

3. Kebutuhannya Tidak Mencukupi

Impor barang dilakukan Indonesia karena produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Artinya, kebutuhan masyarakat lebih tinggi daripada hasil produksi barang di dalam negeri.

Untuk itu, kita harus mengimpor barang agar harga barang tersebut tidak melambung tinggi atau terjadi kelangkaan barang di pasar.

Dengan begitu, masyarakat bisa memanfaatkan barang tersebut untuk konsumsi atau produksi yang lebih baik.

4. Mendapatkan Pasokan Bahan Baku

Biasanya, kegiatan impor suatu negara dilakukan jika tidak mempunyai bahan baku yang dibutuhkan.

Tetapi, bisa mengolahnya menjadi suatu barang yang bisa diekspor atau dikonsumsi oleh masyarakat dalam negeri.

Oleh karena itu, Indonesia perlu mengimpor barang-barang tertentu dan mengolahnya menjadi barang yang yang bisa didistribusikan lagi.

5. Menjalin Kerja Sama Antarnegara

Dengan adanya pertukaran barang melalui kegiatan impor, Indonesia bisa menjalin kerja sama dalam bidang perekonomian dengan negara lain.

Perekonomian kedua negara pun bisa berkembang dan saling menguntungkan.

Nah, itulah beberapa alasannya kenapa Indonesia melakukan kegiatan impor suatu barang. Impor bisa memberikan manfaat namun juga mendatangkan kerugian. Terutama untuk produsen domestik yang kalah bersaing dari segi harga maupun kualitas akibat terjajah produk impor.

Selain itu, impor juga mengurangi cadangan devisa negara yang berpotensi menimbulkan neraca perdagangan suatu negara mengalami defisit. Hingga saat ini, tidak ada negara yang mampu hidup sendiri tanpa membutuhkan barang atau jasa dari negara lain.

Solusi Impor

Setelah mengetahui alasan kenapa Indonesia harus melakukan impor apakah kamu tertarik dengan dunia impor dan ingin mencoba menjadi importir yang mempunyai pasar yang besar di Indonesia ? jika kamu tertarik tidak ada salahnya kamu bergabung dengan AsiaCommerce. 

AsiaCommerce adalah salah satu jasa impor yang memberikan berbagai layanan mulai dari klasifikasi produk Dengan 8 Kategori Utama di antaranya, aksesoris, furniture, peralatan rumah tangga, sport & Outdoor, fashion, sepatu, tas, dan elektronik. Selain itu AsiaCommerce  juga memenuhi kebutuhan dengan layanan konsultasi impor, konsolidasi paket, pengiriman logistik, inspeksi kualitas, pengadaan barang, jasa pengiriman, sampai pengurusan beacukai, agar kamu dapat secara penuh fokus kedalam bisnis kamu. Sehingga kamu cukup memesan barang dengan jenis yang dinginkan dan menunggu barang sampai di tempat.

Jika kamu tertarik dan ingin mencoba melakukan impor kamu bisa klik disini atau banner dibawah untuk informasi lebih lanjut.