Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Tanah air menyambut berita gembira dari dunia perdagangan internasional pada bulan Proklamasi Kemerdekaan. Apakah ada yang menyangkanya? Ternyata, berita baik yang datang dari ekonomi negara ini berupa perolehan surplus perdagangan luar negeri Indoensia sebesar 3,36 Miliar Dollar AS (BPS, 2020).

Bahkan yang tak kalah menggembirakan, dikutip dari kompas.com Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menyebut bahwa angka surplus tersebut menginjak angka tertinggi sejak 9 tahun yang lalu. Surplus itu diambil dari nilai ekspor sebesar 13,72 miliar dollar AS yang berada di atas nilai impor sebesar 10,46 miliar dollar AS.

Nah, dibalik melonjaknya kinerja ekspor Indonesia apa saja komoditas yang berperan di dalamnnya ? Peningkatan 14,33% ekspor Indonesia disumbang oleh beberapa komoditas. Komoditas itu berupa logam mulia, perhiasan atau permata, lemak dan minyak hewan/ nabati, kendaraan, besi dan baja serta mesin dan perlengkapan elektrik. Yuk simak informasi selengkapnya!

1. Logam Mulia, perhiasan atau permata

Merujuk data dari BPS, logam mulia banyak di ekspor ke negara tetangga Singapura, Jepang dan Swiss pada Juli 2020. Peningkatan ekspor emas yang cukup besar terjadi karena harga emas yang melonjak drastis.

2. Lemak dan Minyak Hewan/Nabati

Nilai ekspor lemak dan minyak hewan maupun nabati tercatat pada Juli 2020 meningkat 17,34 persen atau sebesat 247,9 juta dollar AS.

3. Kendaraan dan spare parts

Sedangkan untuk kendaraan dan komponen-komponen kendaraan atau spare parts pada Juli 2020 meningkat 45,65 persen atau senilai 144,3 juta dollar AS.

4. Besi dan Baja

Pertumbuhan komoditas ekspor besi dan baja berada di angka 18,96 persen atau senilai 134,3 juta dollar AS.

5. Mesin dan Perlengkapan Elektrik

Ekspor Mesin dan perlengkapan elektrik Indonesia naik 13,73 persen atau 96,0 juta dollar AS.

Adapun tiga provinsi yang memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada periode Januari–Juli tahun 2020 adalah Jawa Barat US$ 14,65 miliar (16,26%), Jawa Timur US$ 11,54 miliar (12,81%), dan Kalimantan Timur US$ 7,79 miliar (8,65%). 

Komoditas ekspor terfavorit di atas membuktikan bahwa surplus pada Juli 2020 dipacu oleh kinerja ekspor yang membaik khususnya pada ekspor non-migas dan permintaan impor barang konsumsi yang menurun. Hal yang sangat positif ini memang sedang dibutuhkan negara kita untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kuartal III 2020.

So, tunggu apa lagi ? Yuk mulai dukung pertumbuhan ekonomi negara kita melalui ekspor! Buat anda yang masih bingung dengan regulasi ekspor barang, jangan khawatir yaa! Dengan penanganan tim yang profesional, kami siap menjadi solusi untuk anda. Bersama AsiaCommerce, anda tidak perlu lagi turun tangan mengurus seluruh surat dan berkas perizinan ekspor. Tunggu apa lagi, yuk buruan daftarkan produk bisnis anda untuk terbang ke luar negeri! Caranya, anda cukup mengisi form pada link ini dan tim kami akan segera menghubungi anda.

Source : kompas.com & bisnis.com