Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

15 Komoditas Ekspor Indonesia Tahun 2022

by | Oct 19, 2022 | Ekspor, Logistik

Melimpahnya sumber daya alam di Tanah Air, membuka peluang besar bagi para pengusaha untuk memaksimalkan komoditas ekspor Indonesia. Komoditas ekspor di Indonesia ini merupakan aset berharga yang memiliki peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi negara.

Perkembangan perdagangan ekspor Indonesia tentu diperngaruhi oleh komoditas maupun produk yang lebih bervariatif dan memiliki daya saing. Barang yang dapat diekspor adalah barang yang diminati dan dibutuhkan oleh pembeli di luar negeri. Pembeli di luar negeri tentu hanya mau membeli barang yang mereka butuhkan dan baik kualitasnya.

Dengan melakukan kegiatan ekspor ini juga dapat membantu untuk menambah pendapat negara melalui devisa. Tidak hanya itu, ekspor juga dapat mendorong kegiatan industri untuk lebih berkembang dan meningkatkan laju ekonomi rakyat. Maka dari itu memperlajari cara ekspor yang benar akan sangat membantu dalam kegiatan ekspor.

Bagi kamu yang ingin terjun di dunia ekspor, penting tentunya untuk mengetahui apa saja komoditas ekspor indonesia yang paling utama. Berikut 15 komoditas ekspor Indonesia tahun 2022

1. Kelapa sawit dan turunannya

Kelapa sawit dan produk turunannya memang sudah tak asing lagi sejak lama menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia ke seluruh dunia. Hal ini tidak lepas dari besarnya kekayaan alam Indonesia sebagai negara tropis yang menjadi tempat ideal tumbuhnya pohon kelapa sawit seta luasnya perkebunan komoditas tersebut.

Produksi minyak sawit (CPO) dunia didominasi oleh Indonesia dan Malaysia. Kedua negara ini secara total menghasilkan sekitar 85-90% dari total produksi minyak sawit dunia.

Pada 2021, nilai ekspor komoditas sawit Indonesia mencapai yang tertinggi sepanjang sejarah negara kita. Secara keseluruhan, ekspor produk kelapa sawit pada periode Januari-Oktober mencapai 28,89 juta ton dengan nilai mencapai USD29,528 miliar (Rp419,3 triliun).

Industri perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit adalah industri utama (key of resource) bagi perekonomian Indonesia. Ekspor minyak kelapa sawit adalah salah satu sektor penghasil devisa paling besar. Dan yang paling penting, industri ini memberikan kesempatan lowongan pekerjaan bagi jutaan orang Indonesia.

Hampir 70% perkebunan kelapa sawit terletak di Sumatra dan juga berada di pulau Kalimantan. Sementara itu, negara tujuan ekspor produk sawit dan turunannya di antaranya Rusia, Jepang, Tiongkok, Bangladesh, India, Pakistan, dan Singapura.

2. Produk hasil hutan

omoditas unggulan ekspor Indonesia selanjutnya adalah produk hasil kehutanan yang merupakan salah satu kontributor terhadap pendapatan negara. Pada kuartal ketiga tahun 2021, sektor kehutanan menyumbang 3,51% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, nilai ekspor produk industri kehutanan pada kuartal ketiga tahun 2021 tumbuh sebesar 20,55% dan pada kuartal keempat tahun 2021 meningkat sebesar 25,37% dibandingkan tahun sebelumnya.

Keanekaragaman produk furnitur dan kerajinan Indonesia memiliki keunggulan. Baik dari segi desain yang unik maupun legalitasnya karena dilengkapi dengan sertifikasi environmental-friendly and trade sustainability. Salah satu sertifikat penting yang perlu dimiliki oleh para eksportir produk kayu adalah sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) atau V-legal kayu.

Beberapa negara tujuan ekspor produk hasil kehutanan atau yang berbahan dasar kayu Indonesia di antaranya Tiongkok, Jepang, Arab Saudi, Libya, Qatar, Jerman, Belanda, dan Amerika Serikat.

3. Udang dan Lobster

Hasil alam Indonesia selalu memberikan kontribusi yang sangat positif bagi perekonomian nasional, termasuk dari sektor perikanan. Dua komoditas unggulan ekspor Indonesia dari sektor ini adalah udang dan lobster.

ingga saat ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara eksportir produk udang terbesar di ASEAN dan kualitasnya dikenal yang terbaik di dunia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume ekspor udang budidaya Indonesia mencapai 5,33 juta kilogram pada periode Januari hingga November 2021 dengan nilai mencapai USD36,75 juta. Sementara itu, negara tujuan ekspor udang asal Indonesia yang terbesar di antaranya Singapura, Malaysia, Tiongkok, Hongkong, dan Korea Selatan.

Selain udang, lobster Indonesia juga banyak diminati di pasar luar negeri. Pada 2020, volume ekspor lobster Indonia sebanyak 2,1 ribu ton dengan nilai mencapai USD75,8 juta. Negara tujuan utama ekspor lobster Indonesia ini di antaranya Taiwan, Tiongkok, Hongkong, Singapura, dan Australia.

4. Ikan dan Produk Perikanan

Sebagai negara maritim dan salah satu yang memiliki laut dengan jumlah luas terbesar di dunia, tentunya Indonesia menghasilkan produk perikanan yang besar dan sangat membanggakan di pasar ekspor.

Selama ini, Indonesia dikenal sebagai salah satu jajaran negara produsen ikan dan eksportir produk perikanan terbesar di dunia. Indonesia juga dikenal memiliki ikan-ikan dengan kualitas terbaik di dunia baik dari hasil tangkapan laut maupun hasil budidaya.

Kementerian Kelautan dan perikanan (KKP) mencatat sepanjang periode Januari – Oktober 2021 nilai ekspor produk perikanan Indonesia mencapai USD4,56 miliar atau naik 6,6% dibanding periode yang sama tahun 2020. Jumlah tersebut dihasilkan dari komoditas ekspor utama yakni Udang (40%), Tuna-Cakalang-Tongkol (13%), Rajungan-Kepiting (11%), Cumi-Sotong-Gurita (10%), dan Rumput Laut (6%).

Sementara itu, negara tujuan ekspor utama produk perikanan Indonesia di antaranya Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, negara-negara ASEAN, dan Uni Eropa (6%).

Indonesia juga saat ini sudah dapat mengekspor produk ikan kaleng seperti sardines, tuna kaleng, dan abon ikan. Dengan demikian, tentu sektor perikanan memiliki kontribusi yang sangat besar bagi penyerapan tenaga kerja dan penyumbang devisa negara.

5. Kopi

Salah satu hasil perkebunan Indonesia yang menakjubkan lainnya adalah kopi. Indonesia sudah lama mendapatkan predikat sebagai salah satu produsen dan eksportir kopi terbesar di dunia dengan kualitas produk kopinya yang diakui terbaik oleh banyak negara lain.

LAO mencatat produksi kopi Indonesia sepanjang tahun 2020 mencapai 773 ribu ton. Sementara itu, pada 2021 produksi kopi Indonesia mencapai 765 ribu ton.

Kinerja ekspor kopi Indonesia masih terbilang fantastis dan mengalami peningkatan menjadi sebanyak 375.555 ton pada 2020 dengan nilai transaksi mencapai USD808 ribu.

Selain jumlah produksinya yang banyak, Indonesia sendiri dikenal memiliki beberapa jenis kopi. Utamanya adalah varietas Arabika dan Robusta. Indonesia juga terkenal karena memiliki sejumlah kopi khusus seperti kopi luwak yang dikenal sebagai kopi yang paling mahal di dunia.

Hingga saat ini, perkebunan kopi Indonesia mencakup total wilayah kira-kira 1,4 juta hektar, dengan sekitar 873 ribu hektar perkebunan robusta dan selebihnya adalah perkebunan arabika serta penangkaran Luwak seperti di dataran tinggi Gayo.

Adapun beberapa negara tujuan ekspor kopi yang berasal dari Indonesia di antaranya Malaysia, Singapura, Al-jazair, Dubai, Qatar, Jerman, Belanda, Mesir, dan negara lainnya.

6. Textile and Produk dari Textile lainnya

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia merupakan salah satu industri yang memiliki prospek cukup cerah. Selain itu, Industri TPT merupakan salah satu industri yang mendapat prioritas untuk dikembangkan di dalam negeri.

Hal ini karena kontribusi yang dihasilkan dari industri TPT sangat signifikan bagi perekonomian nasional, terutama sesuai dalam rancangan peta jalan Making Indonesia 4.0. Selain itu, industri TPT juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup besar dan diandalkan sebagai industri yang berguna untuk memenuhi kebutuhan sandang nasional.

Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, kontribusi industri TPT terhadap PDB sektor manufaktur sebesar 6,08 persen pada kuartal III tahun 2021. Sementara itu, pertumbuhan industri TPT secara kuartalan juga mengalami perbaikan menjadi sebesar 4,27 persen apabila dibandingkan kuartal II-2021 sebesar 0,48 persen.

7. Karet dan Produk Karet

Indonesia dikenal sebagai produsen karet terbesar kedua di dunia setelah Thailand dengan jumlah ekspor yang fantastis. Hal ini disebabkan karena otal konsumsi produk karet nasional cenderung lebih rendah sehingga karet yang dihasilkan lebih besar dikirim untuk kebutuhan ekspor.Ekspor karet alam Indonesia menjangkau lima benua yaitu Asia, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa dengan pangsa utama di Asia.

eberapa daerah penghasil karet terbesar di Indonesia berasal dari Aceh, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

8. Perlengkapan Elektronik

Tidak hanya itu saja ternyata salah satu produk unggulan ekspor Indonesia adalah Produk Elektronik. Bahkan, industri elektronik ini juga mendapat prioritas pengembangan dalam program pemerintah peta jalan Making Indonesia 4.0 lho. Industri elektronika khususnya untuk kebutuhan rumah tangga (produk household) saat ini menunjukkan kinerja yang positif, khususnya dari segi ekspor. Pada Januari-September 2021, nilai ekspor produk household tercatat mencapai USD1,8 miliar atau naik 98% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

9. Kulit dan Produk Kulit

Salah satu komoditas unggulan ekspor yang datang dari sektor nonmigas adalah kulit dan produk kulit, yang berkontribusi cukup besar bagi pendapatan negara Indonesia.

Seperti yanng diketahui bahwa tidak selamanya Indonesia bisa mengekspor produk pertambangan dan perminyakan, salah satu komoditas yang dapat dikembangkan dan diandalkan dalam ekspor adalah produk kulit. Pembudidayaan aneka produk berbahan kulit ternyata dapat memberikan kontribusi yang sangat baik bagi perekonomian negara.

Produk turunan kulit dengan kualitas yang tinggi dan memiliki nilai jual yang lebih ekonomis di antaranya tas selempang, dan jaket kulit. Produk-produk ini telah diminati oleh pasar Eropa seperti Italia, Swiss, Jerman, Belanda, serta Amerika Serikat, dan Singapura.

10. Besi dan Baja

besi dan baja menempati posisi ketiga ekspor komoditas nonmigas setelah lemak dan minyak hewan/nabati serta bahan bakar mineral. Pada November 2021, ekspor besi dan baja mencapai US$276 juta. Pemerintah terus mendorong ekspor besi dan baja melalui program hilirisasi atau pengolahan bijih nikel menjadi besi dan baja.

Produk besi dan baja buatan Indonesia diekspor ke sejumlah negara seperti China, Korea Selatan, India, Singapura, Thailand, Australia, Malaysia, UEA, Taiwan, AS, dan lainnya.

11. Kayu Manis

Produk kayu manis Indonesia memang sudah sejak lama wara-wiri di pasar ekspor ke berbagai negara. Hingga saat ini, Indonesia masih menjadi produsen dan eksportir utama kayu manis dunia dengan pangsa pasar sebanyak 35 persen.

Selain jumlah produksi dan ekspornya yang besar, Indonesia juga dikenal menghasilkan produk kayu manis yang memiliki kualitas prima dibandingkan negara lainnya.

Indonesia tercatat memiliki lebih dari 150 ribu hektar persegi luas area untuk lahan pohon kayu manis yang tersebar di banyak wilayah. Penanaman kayu manis paling besar di Indonesia terdapat di Provinsi Sumatra Barat dan Jambi yang menyumbang sekitar 80% dari total produksi kayu manis Indonesia.

12. Alas kaki

Produk alas kaki Indonesia rupanya sudah sangat terkenal di pasar internasional dan memiliki tingkat permintaan yang tinggi dari beberapa negara. Bahkan tercatat bahwa Indonesia merupakan salah satu dari lima negara eksportir alas kaki terbesar di dunia.

Pada periode Januari–November 2021, kinerja ekspor alas kaki Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 27,3 persen dengan nilai mencapai USD5,52 miliar yang didominasi oleh sepatu olah raga sebesar 69,52 persen. Sementara itu, negara tujuan ekspor produk alas kaki Indonesia yang terbesar di antaranya Amerika Serikat, Belgia, dan Tiongkok.

13. Batu Bara

Komoditas ekspor satu ini sudah tidak diragukan lagi menjadi salah satu unggulan yang punya peran sangat penting bagi Indonesia. Tidak hanya untuk negara kita, komoditas bartu bara Indonesia ini juga sangat penting bagi banyak negara lain yang menggantungkan kebutuhannya dari impor.

Saat ini Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki cadangan batu bara terbesar dan memiliki kualitas terbaik di dunia. Batu bara Indonesia ini diekspor ke negara berbagai kawasan, termasuk ASEAN.

Di Indonesia sendiri saat ini sangat banyak perusahaan atau industri pertambangan batu bara baik milik swasta maupun milik BUMN yang tersebar di berbagai daerah, utamanya di Pulau Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi. Mayoritas perusahaan tambang batu bara ini telah mengekspor produk hasil tambangnya ke berbagai negara, Beberapa negara tujuan ekspor komoditas batu bara Indonesia yang terbesar di antaranya Tiongkok, India, Filipina, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Vietnam, Thailand, dan Taiwan.

14. Minyak Atsiri

Komoditas minyak atsiri atau dikenal luas secara internasional dengan nama essential oil merupakan jenis minyak yang dihasilkan dari berbagai sumber, salah satunya dari tanaman herbal. Sebagai negara yang dianugerahi banyak jenis tanaman, Indonesia juga tak ketinggalan menghasilkan minyak atsiri yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri.

Tidak hanya sebatas itu saja, ternyata Indonesia juga menjadi salah satu penghasil minyak atsiri terbesar di dunia dengan kualitas yang diakui sebagai salah satu yang terbaik. Salah satu produk minyak atsiri Indonesia yang paling dikenal adalah minyak nilam.

Minyak ini terbuat dari tanaman nilam yang sangat banyak tersebar di wilayah Aceh dan Yogyakarta yang ternyata sangat diburu oleh pasar Eropa. Salah satunya Negara Prancis yang menjadi negara industri minyak wangi kelas dunia

Sektor minyak atsiri merupakan komoditas unggulan yang memiliki prospek cerah. Beberapa negara tujuan ekspor komoditas ini di antaranya Italia, Jerman, Belgia, Swedia, dan Hongkong.

15. Otomotif

Industri otomotif Indonesia telah lama menjadi salah satu pilar penting dalam sektor manufaktur nasional. Banyak perusahaan mobil terkemuka di dunia membuka (kembali) pabrik-pabrik atau meningkatkan kapasitas produksinya di negara kita.

Tidak hanya dibangun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, rupanya produk mesin dan otomotif Indonesia ini juga diekspor ke luar negeri, dengan yang terbesar dikirim ke wilayah Asia Tenggara.

Selain produk kendaraan utuh, produk mesin dan otomotif lainnya seperti kendaraan dalam bentuk terurai dan produk komponen otomotif juga mencatatkan peningkatan yang signifikan di tahun 2021.

Itulah beberapa informasi mengenai 15 komoditas ekspor indonesia. Komoditas ekspor diatas merupakan data yang telah dirangkum berdasarkan tahun ini hingga dua tahun belakangan. Indonesia memang memiliki peran penting dalam kegiatan ekspor. Khususnya di wilayah asia dan kedepannya tentu akan lebih meningkatkan ekspor dari berbagai komoditas yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu peluang dan kesempatan untuk melakukan ekspor sangat terbuka lebar apalagi mengingat banyak negara yang menggantungkan impor dari Indonesia.

Bagaimana? Tertarik bukan dengan peluang ekspor di Indonesia? Jika kamu tertarik dengan ekspor dan ingin melakukan ekspor jangan khawatir. AsiaCommerce siap membantu kamu dengan berbagai layanan yang akan memudahkan kamu dalam melakukan ekspor. Sehingga kamu bisa tetap fokus untuk mengembangkan usaha ekspormu. Klik di sini atau banner di bawah untuk informasi lebih lanjut.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments