1688 untuk Bisnis: 5 Risiko Procurement China yang Harus Dipahami Sebelum Impor

by | Sep 30, 2026 | Impor, Product Sourcing, Tips & Strategi Bisnis

ASIACOMMERCE - China menjadi salah satu sumber pengadaan utama bagi bisnis Indonesia yang membutuhkan produk dengan pilihan luas dan harga kompetitif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor nonmigas Indonesia dari China mencapai US$58,29 miliar hingga Juli 2026 atau sekitar 42,38% dari total impor nonmigas nasional.

Besarnya aktivitas perdagangan tersebut membuat semakin banyak bisnis melihat China sebagai peluang untuk mendapatkan produk, bahan baku, maupun kebutuhan operasional.

Salah satu platform yang sering digunakan untuk mencari produk dari China adalah 1688.

Platform ini menawarkan berbagai pilihan supplier dengan harga grosir yang menarik, sehingga banyak bisnis mulai mempertimbangkan 1688 untuk kebutuhan sourcing.

Namun, menggunakan 1688 untuk bisnis tidak hanya tentang menemukan produk murah.

Dalam proses procurement, bisnis perlu memastikan supplier, kualitas barang, dokumen impor, hingga kepatuhan regulasi berjalan dengan baik.

Tanpa proses yang tepat, harga murah di awal dapat berubah menjadi risiko biaya tambahan dan gangguan operasional.

Harga Murah di 1688 Belum Tentu Menjadi Pilihan Terbaik untuk Bisnis

Banyak bisnis tertarik menggunakan 1688 karena harga produk yang terlihat lebih rendah dibandingkan pasar lokal.

Namun, harga murah tidak selalu berarti biaya bisnis menjadi lebih efisien.

Dalam procurement, perusahaan perlu mempertimbangkan kualitas, kapasitas produksi, konsistensi supplier, dan kesiapan produk untuk kebutuhan jangka panjang.

Supplier dengan harga terendah belum tentu mampu memenuhi kebutuhan bisnis yang membutuhkan produksi rutin atau volume besar.

Beberapa supplier mungkin menawarkan produk dengan spesifikasi berbeda, menggunakan material berbeda, atau hanya bertindak sebagai perantara.

(BACA JUGA: Import Barang dari China Tidak Cukup Punya Supplier: Ini yang Sering Terlewat Pebisnis)

Karena itu, proses sourcing China membutuhkan evaluasi lebih dari sekadar membandingkan harga.

Supplier di 1688 Belum Tentu Sesuai dengan Kebutuhan Procurement Bisnis

Salah satu risiko terbesar saat menggunakan 1688 untuk bisnis adalah kesulitan membedakan supplier yang benar-benar memiliki kemampuan produksi.

Tidak semua penjual di marketplace merupakan manufacturer dengan fasilitas produksi sendiri.

Sebagian dapat berperan sebagai reseller, distributor, atau trading company.

Hal ini menjadi tantangan ketika bisnis membutuhkan custom produk, perubahan spesifikasi, private label, atau peningkatan kapasitas produksi.

Selain itu, perbedaan bahasa dan cara komunikasi bisnis juga dapat menyebabkan kesalahan dalam memahami detail produk.

Kesalahan kecil seperti material, ukuran, warna, atau standar kemasan dapat berdampak besar ketika produksi dilakukan dalam jumlah besar.

Karena itu, supplier verification menjadi bagian penting sebelum bisnis melakukan pengadaan dari China.

Kualitas Produk Membutuhkan Quality Control Sebelum Barang Dikirim

Produk yang terlihat sesuai di katalog belum tentu selalu memiliki hasil produksi yang sama ketika dibuat dalam jumlah besar.

Risiko seperti perubahan material, kualitas finishing, jumlah barang, atau ketidaksesuaian spesifikasi dapat terjadi tanpa proses pengecekan.

Bagi bisnis yang menjual produk kepada pelanggan akhir, masalah kualitas dapat berdampak langsung terhadap reputasi brand.

Karena itu, proses quality control menjadi bagian penting dalam procurement China.

Pengecekan sebelum pengiriman membantu memastikan produk sesuai dengan standar yang telah disepakati sebelum masuk tahap distribusi.

Dengan kontrol kualitas yang tepat, bisnis dapat mengurangi risiko kerugian akibat barang yang tidak sesuai kebutuhan.

Regulasi Impor 2026 Membuat Kepatuhan Dokumen Semakin Penting

Selain risiko supplier dan kualitas produk, bisnis juga perlu memperhatikan aspek regulasi impor.

(BACA JUGA: Belanja di 1688 untuk Bisnis: Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Order?)

Pada 2026, meningkatnya aktivitas perdagangan Indonesia dengan China membuat proses pengawasan dokumen pabean semakin diperhatikan.

Dokumen seperti invoice, packing list, klasifikasi barang, dan persyaratan impor menjadi bagian penting agar proses masuknya barang berjalan lancar.

Kesalahan administrasi dapat menyebabkan barang mengalami pemeriksaan lebih lanjut atau tertahan di kawasan pabean.

Berdasarkan kebijakan terbaru, barang yang tidak memenuhi kewajiban penyelesaian dokumen dapat memiliki risiko masuk kategori Barang Tidak Dikuasai, Barang Dikuasai Negara, hingga Barang Milik Negara.

Artinya, proses procurement tidak berhenti ketika supplier sudah ditemukan.

Bisnis juga perlu memastikan seluruh proses impor berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Mengapa Bisnis Membutuhkan Partner Procurement China?

Menggunakan marketplace seperti 1688 dapat menjadi langkah awal untuk menemukan peluang produk dari China.

Namun, semakin besar kebutuhan bisnis, semakin kompleks proses yang perlu dikelola.

Procurement China membutuhkan lebih dari sekadar pembelian produk.

Bisnis perlu mengelola pencarian supplier, komunikasi, negosiasi, pengecekan kualitas, koordinasi produksi, hingga proses impor.

Melakukan seluruh proses tersebut secara mandiri dapat menjadi tantangan, terutama bagi bisnis yang belum memiliki pengalaman sourcing internasional.

AsiaCommerce membantu bisnis menjalankan proses pengadaan dari China secara lebih terstruktur melalui layanan Solusi Pengadaan Impor Global.

Kami membantu mencari supplier yang sesuai, melakukan koordinasi kebutuhan produk, serta memastikan proses procurement berjalan dengan pendekatan yang lebih aman.

AsiaCommerce bukan jasa impor borongan yang mengabaikan prosedur.

AsiaCommerce berperan sebagai partner procurement yang membantu mengelola proses pengadaan dari awal hingga akhir sesuai regulasi yang berlaku.

Rencanakan Procurement China Anda Bersama AsiaCommerce

(BACA JUGA: Sourcing Cosmetics from China for Southeast Asia: What Brands Need Before Choosing a Manufacturer)

China menawarkan peluang besar bagi bisnis yang ingin mendapatkan produk dengan harga kompetitif.

Namun, keberhasilan sourcing China tidak hanya ditentukan oleh menemukan produk murah.

Bisnis membutuhkan supplier yang tepat, kontrol kualitas, dan proses impor yang sesuai agar pengadaan dapat berjalan lebih lancar.

Jika Anda sedang mencari supplier China melalui 1688 atau platform lainnya, konsultasikan kebutuhan procurement bisnis Anda bersama AsiaCommerce.

Hubungi tim AsiaCommerce melalui WhatsApp:

+62 877-7704-7097

AsiaCommerce: Solusi Pengadaan Global dan Distribusi Asia Tenggara Anti Ribet & Dijamin Aman

0 Comments