Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

5 Cara Menghadapi Resesi 2023

by | Oct 29, 2022 | Tips & Strategi Bisnis

Banyak cara untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman resesi, tapi apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan resesi? Singkatnya, resesi adalah kondisi di mana pertumbuhan ekonomi tumbuh ke arah negatif. Dengan kata lain terjadi penurunan produk domestik bruto dalam dua kuarta berturut-turut dalam satu tahun. Resesi ditandai dengan melemahnya perekonomian global dan memengaruhi ekonomi domestik dari negara-negara di seluruh dunia. Kemungkinan suatu negara mengalami resesi sejalan jika perekonomian negara tersebut memiliki ketergantungan pada perekonomian global. Resesi ekonomi dapat menyebabkan terjadinya penurunan semua aktivitas ekonomi dari berbagai bidang seperti keuntungan perusahaan, lapangan kerja, dan investasi secara serentak. Di samping itu, ada faktor-faktor penyebab resesi dapat dilihat dari beberapa hal seperti ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi, pertumbuhan ekonomi yang lambat atau menurun selama dua kuartal secara berturut-turut, nilai impor jauh lebih besar dibandingkan nilai ekspor, dan tinggat pengangguran semakin tinggi.

Berikut ini cara untuk menghadapi resesi 2023 yang bisa membantu kamu untuk mempersiapkan diri dari segala kemungkinan terburuk di tahun depan.

1. Mulai Mempelajari Keahlian Baru

Mulai Mempelajari Keahlian Baru

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi resesi adalah dengan mempelajari keahlian baru. Banyak bidang yang bisa kamu pelajari, mulai dari kreativitas, jasa, teknologi, dan lain sebagainya. Kamu bisa belajar hal baru di saat waktu luang seperti belajar keahlian baru, belajar ilmu bisnis, atau bahkan belajar tentang mengelola keuangan. Dengan belajar hal baru, di saat ada peluang yang data kamu bisa langsung mengambilnya tanpa perlu menunda-nunda lagi. Keahlian yang mungkin bisa kamu pelajari misalnya desain grafis, editing video, copywriting, digital marketing, atau bidang jasa lainnya. Keuntungan yang bisa kamu dapat ketika menguasai hal yang sudah disebutkan tadi, kamu bisa menambah sumber penghasilanmu selain dari pekerjaan utama.

2. Mempersiapkan Diri Jika Suatu Waktu Terkena PHK

Mempersiapkan Diri Jika Suatu Waktu Terkena PHK

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bank sentral akan menaikkan suku bunga untuk menjaga stabilitas moneter. Di lain sisi, kenaikan suku bunga akan berimbas terhadap ketahanan keuangan dari sebuah perusahaan. Sehingga mau tidak mau, perusahaan harus menerapkan kebijakan terkait keuangan demi menjaga keuangan perusahaan tetap stabil. Seperti yang sudah kita baca dari berita dalam kurun waktu kuartal ketiga tahun ini, langkah yang diambil perusahaan salah satunya adalah melakukan PHK terhadap para pegawainya. Perusahaan terpaksa melakukan cara tersebut agar bisnisnya bisa bertahan terhadap ancaman resesi. Jadi hal yang perlu kamu siapkan adalah mengulas kembali resume diri selama berkarir, memperbarui data diri pada LinkedIn atau menambah koneksi yang bisa membantumu berkembang ke depannya. Kamu juga bisa mengikuti kegiatan sosial atau acara yang dihadiri para profesional untuk menambah kenalan, ilmu, maupun peluang kerja lainnya.

3. Cari Alternatif Penghasilan di Luar Gaji Pokok

Cari Alternatif Penghasilan di Luar Gaji Pokok

Cara menghadapi resesi selain mempelajari keahlian baru dan mempersiapkan diri dari kemungkinan terkena PHK, kamu juga bisa mencari penghasilan lain di luar pekerjaan utama. Kamu bisa mulai dari memanfaatkan hobi untuk memulai berbisnis dan menghasilkan pemasukan tambahan. Misalkan kamu suka menggambar atau mendesain, bisa mencari pekerjaan sebagai freelancer graphic designer. Jika kamu suka berjualan, bisa mencoba berjualan online. Mengingat bisnis e-commerce atau di marketplace online sudah banyak ditemui dan itu bisa jadi salah satu peluang yang bisa kamu ambil. Jika kamu tidak ingin ribet untuk mengurusi penjualan, kamu bisa mulai dengan menjadi reseller atau pun dropshipper untuk permulaan. 

4. Jangan Panik Terhadap Investasi

Jangan Panik Terhadap Investasi

Di samping mengatur keuangan yang ada, kita juga perlu melakukan perencanaan untuk investasi. Investasi juga bisa menjadi pilihan di kala kondisi perekonomian yang tidak pasti seperti kemungkinan ancaman resesi saat ini. Tapi jangan panik untuk segera berinvestasi, karena investasi tanpa perencanaan akan merugikan dirimu sendiri. Sebelum berinvestasi, alangkah baiknya kamu cek kondisi keuanganmu sekarang. Bagaimana penghasilanmu dalam 6 bulan terakhir dan 6 bulan ke depan apakah sudah stabil, estimasi pengeluaran per bulan, dan hitung juga cicilan atau tagihan jika ada. Dengan mengecek kondisi keuangan, kamu akan mendapat gambaran seberapa sehat dan kuat finansialmu. Setelah tahu kondisi keuanganmu, kamu bisa melakukan riset untuk terjun ke dunia investasi. Kamu juga perlu mengatur bagaimana profil risikomu, ingin berinvestasi pada aset yang mana. Ada banyak pilihan investasi yang bisa kamu pilih seperti reksadana, pasar uang, dan saham.

5. Minimalisir Pengeluaran yang Tidak Penting

Minimalisir Pengeluaran yang Tidak Penting

Cara menghadapi resesi yang terakhir adalah manajemen pengeluaran. Jika pada kondisi ekonomi yang stabil bahkan positif, kebiasaan konsumtif seringkali dinormalisasi tanpa ada rasa beban dalam membelanjakan pendapatan untuk kebutuhan di luar kebutuhan pokok seperti hiburan. Misalnya berbelanja pakaian, berlangganan layanan streaming, liburan atau staycation. Dengan kondisi saat ini yang munculnya kemungkinan resesi di tahun 2023, kita perlu mengubah mindset dalam membelanjakan uang. Sebaiknya hal-hal yang bukan kebutuhan pokok perlu diminimalisir atau ditunda dahulu untuk sementara waktu.

 

Kamu dapat menemukan supplier yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan bisnis dengan mulai melakukan Request Impor Barang dengan mengisi form request atau melakukan Konsultasi Gratis dengan chat ke Customer Support Whatsapp kami.

request-impor

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments