KADIN Dorong UMKM Go Global, Ini Langkah Agar Produk Siap Ekspor

by | Jul 29, 2026 | Ekspor, Product Sourcing, Tips & Strategi Bisnis, Trending Topic

ASIACOMMERCE – Semakin banyak pihak mendorong UMKM Indonesia agar mampu memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.

Salah satunya datang dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Tulungagung melalui Seminar Impor dan Ekspor Produk UMKM.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.

Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi langkah penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.

Selama seminar berlangsung, peserta memperoleh pembekalan mengenai prosedur ekspor dan impor.

Materi lain membahas regulasi kepabeanan, dokumen pengiriman, sistem pembayaran internasional, hingga strategi pemasaran global.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis dengan pasar internasional,” ujarnya Selasa, (28/7/2026).

Ahmad Baharudin berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu tersebut dalam mengembangkan usahanya.

“Kegiatan ini sebagai awal lahirnya lebih banyak produk unggulan Tulungagung yang berhasil menembus pasar ekspor,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peluang ekspor bagi UMKM Indonesia semakin terbuka.

Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila pelaku usaha benar-benar mempersiapkan bisnisnya.

Mengapa UMKM Perlu Mulai Menargetkan Pasar Ekspor?

Pasar ekspor menawarkan potensi pertumbuhan yang jauh lebih besar dibandingkan hanya mengandalkan pasar domestik.

Melalui ekspor, pelaku usaha dapat menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai negara.

Diversifikasi pasar juga membantu bisnis mengurangi risiko ketika permintaan dalam negeri mengalami perlambatan.

Selain itu, produk yang berhasil diterima pasar internasional biasanya memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Keberhasilan memasuki pasar ekspor juga dapat meningkatkan kredibilitas merek di mata calon pelanggan maupun mitra bisnis.

Inilah alasan mengapa semakin banyak pemerintah daerah dan organisasi bisnis mendorong UMKM untuk mulai berpikir global.

Produk Berkualitas Saja Belum Cukup

Masih banyak pelaku UMKM yang menganggap kualitas produk menjadi satu-satunya syarat untuk ekspor.

Padahal, buyer internasional memiliki standar yang jauh lebih luas.

Mereka juga menilai legalitas perusahaan.

(BACA JUGA: AS Kenakan Tarif Tambahan 10% ke Indonesia, Ini yang Perlu Disiapkan Dunia Usaha)

Kapasitas produksi menjadi pertimbangan berikutnya.

Konsistensi kualitas produk juga sangat diperhatikan.

Kemampuan memenuhi jadwal pengiriman menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan.

Komunikasi bisnis yang profesional turut memengaruhi keputusan pembeli.

Artinya, kesiapan ekspor harus dibangun dari seluruh aspek bisnis.

Lima Langkah Agar Produk Siap Ekspor

Lengkapi Legalitas Usaha

Pastikan usaha telah memiliki legalitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Dokumen seperti Nomor Induk Berusaha dan izin pendukung akan mempermudah proses perdagangan internasional.

Beberapa negara tujuan juga mensyaratkan sertifikasi tertentu sesuai jenis produknya.

Terapkan Standar Kualitas

Buyer internasional mengutamakan konsistensi.

Produk yang dikirim hari ini harus memiliki kualitas yang sama pada pengiriman berikutnya.

Karena itu, proses produksi perlu memiliki standar operasional yang jelas.

Quality control juga harus dilakukan secara konsisten.

Gunakan Kemasan yang Siap Ekspor

Kemasan tidak hanya melindungi produk selama pengiriman.

Kemasan juga menjadi bagian dari identitas merek.

Informasi label harus sesuai dengan regulasi negara tujuan.

Desain kemasan yang profesional juga dapat meningkatkan nilai produk.

Pahami Dokumen dan Regulasi

Kesalahan dokumen menjadi salah satu penyebab keterlambatan ekspor.

Pelaku usaha perlu memahami invoice, packing list, dokumen kepabeanan, serta persyaratan negara tujuan.

Persiapan administrasi yang baik akan membuat proses ekspor lebih lancar.

(BACA JUGA: Tarif Impor AS Masih Menggantung, Ini Strategi yang Perlu Disiapkan Pelaku Usaha)

Lakukan Riset Pasar

Tidak semua negara memiliki karakteristik konsumen yang sama.

Pelaku usaha perlu mengetahui produk apa yang sedang diminati.

Riset juga membantu menentukan harga yang kompetitif.

Strategi pemasaran akan menjadi lebih efektif apabila didasarkan pada data pasar.

Tantangan UMKM Ketika Memasuki Pasar Internasional

Ekspor memang menawarkan peluang besar.

Namun, pelaku usaha juga perlu memahami tantangannya.

Perubahan regulasi perdagangan dapat terjadi sewaktu-waktu.

Biaya logistik internasional juga dapat mengalami fluktuasi.

Perbedaan budaya bisnis sering memengaruhi proses negosiasi.

Selain itu, perubahan nilai tukar mata uang juga dapat memengaruhi keuntungan.

Karena itu, UMKM perlu memiliki strategi bisnis yang adaptif.

Pola Pikir Menjadi Penentu Keberhasilan

Ketua KADIN Kabupaten Tulungagung Rifqi Firmansyah menilai keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada produk.

Ia menekankan pentingnya kreativitas, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi.

“Di era digital ini perlu sebuah strategi agar produk UMKM Tulungagung mampu berkembang dan bersaing. Sehingga potensi lokal dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan kebutuhan bisnis saat ini.

UMKM yang mampu mengikuti perubahan pasar biasanya lebih cepat berkembang.

Kemampuan membaca peluang juga menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global.

Jangan Hanya Siap Produksi, Tetapi Juga Siap Ekspor

Banyak UMKM memiliki produk yang kompetitif.

Namun, tidak sedikit yang masih kesulitan ketika memasuki proses ekspor.

Kendala biasanya muncul saat mencari supplier bahan baku, memahami regulasi, menyiapkan dokumen, hingga mengelola pengiriman internasional.

Karena itu, pelaku usaha membutuhkan pendamping yang memahami seluruh proses perdagangan global.

Persiapan yang matang akan mengurangi risiko sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan ekspor.

AsiaCommerce Siap Mendukung UMKM Go Global

Semangat KADIN dalam mendorong UMKM memasuki pasar internasional perlu didukung dengan ekosistem bisnis yang tepat.

AsiaCommerce hadir untuk membantu pelaku usaha memperoleh solusi pengadaan global yang lebih mudah, aman, dan efisien.

Layanan AsiaCommerce mencakup product sourcing dari China, verifikasi supplier, quality control, pengurusan dokumen impor, hingga pendampingan proses logistik.

Bagi UMKM yang membutuhkan bahan baku berkualitas, mesin produksi, atau ingin memperkuat rantai pasok sebelum memperluas pasar ekspor, pendampingan yang tepat dapat menjadi investasi jangka panjang.

Dengan rantai pasok yang lebih kuat, pelaku usaha dapat lebih fokus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

(BACA JUGA: One Elite Vietnam Perfume Manufacturer Can Skyrocket Your Private Label)

Konsultasikan Kebutuhan Bisnis Anda Bersama AsiaCommerce

Jika Anda ingin mengembangkan bisnis, mencari supplier terpercaya dari China, atau membutuhkan solusi pengadaan untuk meningkatkan daya saing produk, konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim AsiaCommerce.

Hubungi customer service AsiaCommerce melalui WhatsApp di +62 877-7704-7097.

Tim AsiaCommerce siap membantu Anda menyusun strategi pengadaan yang lebih efektif agar bisnis semakin siap bersaing di pasar global.

Kesimpulan

Dorongan KADIN kepada UMKM untuk menembus pasar ekspor menjadi sinyal positif bagi perkembangan dunia usaha Indonesia.

Namun, keberhasilan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk.

Legalitas, standar produksi, kesiapan dokumen, riset pasar, dan strategi bisnis memiliki peran yang sama pentingnya.

Dengan persiapan yang tepat serta dukungan mitra berpengalaman, UMKM Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar internasional. (*)

AsiaCommerce: Solusi Pengadaan Global dan Distribusi Asia Tenggara Anti Ribet & Dijamin Aman

0 Comments