Thailand dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan ekspor terbesar di Asia Tenggara. Bukan cuma unggul di sektor agrikultur, negara ini juga punya performa kuat di industri manufaktur, otomotif, hingga produk olahan bernilai tambah tinggi. Karena itu, komoditas ekspor Thailand punya peran penting dalam rantai perdagangan global, termasuk untuk pasar Indonesia.
Secara nilai, ekspor Thailand ditopang oleh sektor industri dan manufaktur yang menyumbang lebih dari 60% total nilai ekspor nasional, menjadikannya salah satu basis produksi utama di kawasan Asia. Kombinasi kualitas, skala produksi, dan efisiensi biaya membuat produk Thailand terus diminati di pasar internasional.
Baca juga: 10 Barang Impor Thailand Paling Dicari di Indonesia (Update 2025)
Gambaran Umum Ekspor Thailand di Pasar Global
Dalam beberapa tahun terakhir, struktur ekspor Thailand didominasi oleh produk industri seperti elektronik, mesin, dan otomotif. Berdasarkan data perdagangan internasional, tiga sektor tersebut secara kolektif menyumbang sekitar 45–50% dari total ekspor Thailand.
Ekspor Thailand tidak hanya terkonsentrasi di satu kawasan. Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, dan negara-negara ASEAN menjadi tujuan utama, yang membuat kinerja ekspor Thailand relatif stabil meskipun terjadi perlambatan ekonomi di wilayah tertentu. Berikut adalah daftar 10 komoditas Thailand yang mendominasi pasar global:
1. Peralatan Listrik

Peralatan listrik menjadi salah satu komoditas ekspor dengan kontribusi besar terhadap total nilai ekspor Thailand. Sektor ini menyumbang sekitar 10–12% dari total ekspor nasional, mencakup peralatan rumah tangga hingga komponen listrik industri.
Produk peralatan listrik dari Thailand banyak diekspor ke Amerika Serikat dan Jepang karena kualitasnya yang stabil serta kepatuhan terhadap standar keselamatan internasional.
2. Produk Elektronik

Produk elektronik merupakan tulang punggung ekspor Thailand. Secara nilai, sektor ini berkontribusi sekitar 14–15% dari total ekspor Thailand, menjadikannya salah satu sektor dengan nilai ekspor tertinggi.
Komponen elektronik dan perangkat konsumen dari Thailand banyak digunakan dalam rantai produksi global, terutama untuk industri teknologi dan manufaktur di Asia Timur dan Amerika Utara.
3. Mesin Industri

Mesin industri termasuk komoditas strategis yang menopang ekspor Thailand. Produk ini menyumbang sekitar 8–10% dari total ekspor, terutama dalam bentuk mesin manufaktur dan peralatan industri.
Keberadaan mesin industri dalam ekspor Thailand menunjukkan bahwa negara ini tidak hanya mengekspor bahan baku, tetapi juga produk bernilai tambah tinggi yang digunakan langsung dalam proses produksi global.
4. Kendaraan Bermotor

Thailand dikenal sebagai salah satu pusat produksi kendaraan bermotor di Asia. Ekspor kendaraan bermotor menyumbang sekitar 12–14% dari total nilai ekspor Thailand, menjadikannya salah satu sektor utama dalam perdagangan internasional negara ini.
Sebagian besar kendaraan diekspor ke kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Australia, dengan dukungan kapasitas produksi berskala besar.
5. Produk Otomotif

Selain kendaraan utuh, Thailand juga mengekspor berbagai produk otomotif seperti suku cadang dan komponen. Produk otomotif menyumbang sekitar 6–7% dari total ekspor, dan banyak digunakan oleh industri perakitan di berbagai negara. Permintaan yang stabil membuat produk otomotif tetap menjadi bagian penting dari komoditas ekspor Thailand.
6. Karet Alam

Thailand merupakan salah satu produsen karet alam terbesar di dunia. Ekspor karet alam berkontribusi sekitar 5–6% dari total ekspor nasional, terutama sebagai bahan baku industri ban dan manufaktur.
Ketersediaan bahan baku yang melimpah menjadikan karet alam sebagai komoditas dengan permintaan global yang relatif stabil.
7. Produk Plastik

Produk plastik dari Thailand mencakup bahan baku dan produk setengah jadi. Sektor ini menyumbang sekitar 4–5% dari total nilai ekspor, dan banyak digunakan dalam industri pengemasan serta manufaktur. Teknologi produksi modern membuat produk plastik Thailand mampu bersaing dari sisi kualitas dan harga.
8. Produk Besi

Produk besi menjadi bagian penting dalam ekspor Thailand, khususnya untuk kebutuhan industri dan konstruksi. Kontribusinya berada di kisaran 3–4% dari total ekspor nasional. Produk ini banyak diekspor ke negara-negara berkembang yang membutuhkan bahan konstruksi dengan pasokan stabil.
9. Produk Baja
Selain besi, produk baja juga memiliki peran signifikan dalam struktur ekspor Thailand. Baja menyumbang sekitar 3% dari total ekspor, digunakan secara luas dalam industri berat dan manufaktur. Standar produksi yang konsisten membuat baja Thailand diterima di berbagai pasar internasional.
10. Produk Olahan Laut

Produk olahan laut merupakan sektor tradisional yang tetap kuat hingga saat ini. Kontribusinya berada di kisaran 3–4% dari total ekspor Thailand, dengan pasar utama di Amerika Serikat dan Uni Eropa. Nilai tambah dari proses pengolahan membuat produk ini tetap kompetitif meskipun volumenya tidak sebesar sektor industri.
Baca juga: 10 Merk Skincare Thailand Terbaik Tahun 2025
Mengapa Komoditas Ekspor Thailand Memiliki Daya Saing Tinggi
Ada beberapa faktor utama yang membuat komoditas ekspor Thailand mampu bersaing di pasar global. Salah satunya adalah kesiapan infrastruktur industri dan logistik. Kawasan industri terintegrasi dan pelabuhan utama Thailand menangani lebih dari 90% aktivitas ekspor nasional secara efisien.
Selain itu, banyak produsen Thailand telah memenuhi standar internasional, sehingga produk yang dihasilkan dapat langsung masuk ke pasar global tanpa hambatan teknis yang berarti. Inilah yang membuat komoditas ekspor Thailand konsisten diminati oleh importir dari berbagai negara.
Baca juga: 10 Beras Thailand yang Bagus dan Enak Dikonsumsi
Pasar Tujuan Utama Komoditas Ekspor Thailand
Amerika Serikat menjadi salah satu pasar terbesar dengan menyerap sekitar 15% ekspor Thailand, diikuti oleh Tiongkok (12–13%) dan Jepang (9–10%). Negara-negara ASEAN juga memiliki porsi signifikan karena kedekatan geografis dan kerja sama regional.
Baca juga: Rekomendasi 15 Snack Thailand Terlaris di Indonesia
Peluang Impor Komoditas Ekspor Thailand untuk Pasar Indonesia
Bagi pelaku usaha Indonesia, kedekatan geografis dan kesamaan standar regional membuka peluang besar untuk mengimpor berbagai komoditas dari Thailand. Banyak produk Thailand dapat masuk ke pasar Indonesia dengan proses yang relatif efisien dan biaya logistik yang lebih terkendali.
Gunakan Jasa Impor Profesional Asia Commerce untuk Mengimpor Komoditas dari Thailand!
Mengimpor komoditas dari Thailand tetap memerlukan pemahaman regulasi, dokumen, dan prosedur kepabeanan. Dengan menggunakan jasa impor profesional Asia Commerce, kamu bisa meminimalkan risiko dan memastikan proses impor berjalan lebih lancar serta efisien untuk bisnismu.
Frequently Asked Questions (FaQ)
Komoditas ekspor Thailand didominasi oleh produk industri seperti elektronik, peralatan listrik, mesin industri, dan otomotif. Selain itu, sektor berbasis sumber daya seperti karet alam dan produk olahan laut juga memiliki kontribusi signifikan.
Karena Thailand mampu memproduksi barang dengan kualitas stabil, skala besar, dan harga kompetitif. Infrastruktur industri yang matang serta kepatuhan terhadap standar internasional membuat produknya mudah diterima di berbagai negara.
Bukan. Produk elektronik Thailand umumnya berupa komponen dan perangkat teknologi seperti chip, PCB, dan elektronik konsumen yang menjadi bagian dari produk akhir, bukan mesin produksi industri.
Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang menjadi pasar utama ekspor Thailand. Selain itu, negara-negara ASEAN juga menyerap banyak komoditas karena kedekatan geografis dan hubungan dagang regional.
Sangat cocok, terutama untuk sektor industri, manufaktur, dan perdagangan. Kedekatan lokasi dan kesamaan standar regional membuat proses impor dari Thailand relatif efisien dan kompetitif.

[…] Baca Juga: 10 Komoditas Ekspor Thailand Paling Populer di Dunia […]