Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Memahami Safety Stock: Pengertian, Manfaat, Cara Menghitung

by | Aug 21, 2023 | Logistik

Ketika mengelola rantai pasokan, tidak dapat dihindari bahwa risiko ketidakpastian akan selalu ada. Inilah tempat di mana konsep “safety stock” menjadi relevan. Safety stock merupakan elemen penting dalam manajemen persediaan yang dapat memberikan perlindungan terhadap fluktuasi tak terduga dalam permintaan atau pasokan. Dengan safety stock, kamu dapat memastikan kelancaran operasi bisnis tanpa harus khawatir tentang kekurangan persediaan yang dapat menghambat kinerja dan kepuasan pelanggan. 

Pada artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam mengenai konsep safety stock, manfaatnya yang signifikan, serta langkah-langkah cara menghitungnya secara efektif. Dari informasi ini, kamu akan mendapatkan wawasan yang berharga untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan rantai pasokan bisnismu.

Apa Itu Safety Stock?

Safety stock, atau yang juga dikenal sebagai persediaan keamanan, memiliki peran krusial dalam menjaga kelancaran bisnis, terutama saat menghadapi situasi yang tidak terduga. Pada dasarnya, safety stock adalah cadangan persediaan yang siap digunakan ketika permintaan di pasaran tiba-tiba meningkat melebihi persediaan yang ada. 

Konteks ini sering kali muncul saat permintaan konsumen melonjak secara tiba-tiba atau pasokan terganggu akibat berbagai faktor seperti perubahan musim atau keterlambatan pengiriman dari pemasok. Perlu dicatat bahwa alasan penggunaan safety stock formula cukup beragam, tergantung pada situasi dan kondisi bisnis. 

Pada suatu bisnis, keberadaan safety stock memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, ini adalah bentuk perlindungan dari fluktuasi tak terduga dalam permintaan pasar. Ketika permintaan melampaui persediaan yang tersedia, safety stock hadir sebagai penyangga yang memastikan kamu tetap dapat memenuhi permintaan pelanggan tanpa harus mengalami kehabisan stok yang dapat merugikan citra bisnismu. 

Kedua, safety stock juga berperan sebagai persiapan untuk mengatasi kemungkinan kendala yang mungkin terjadi dalam rantai pasokan, seperti keterlambatan pengiriman atau peningkatan permintaan yang cepat. Dengan memiliki cadangan persediaan ini, kamu bisa lebih siap menghadapi situasi yang tidak terduga tanpa harus terlalu terpengaruh.

Baca juga: Mengenal Bullwhip Effect dalam Supply Chain, Pebisnis Harus Tahu

Safety stock
(Unsplash/Petrebels)

Manfaat Safety Stock

Safety stock memiliki manfaat penting dalam menjaga kualitas layanan pelanggan. Saat pelanggan datang dengan permintaan yang lebih tinggi dari yang diantisipasi, Berikut ini daftar manfaat dari safety stock.

1. Meningkatkan Profit

Keberadaan safety stock memiliki manfaat langsung dalam meningkatkan profit bisnis. Ketika permintaan dari konsumen tinggi, dan barang selalu tersedia, peluang untuk terjadi penjualan lebih banyak meningkat, sehingga perusahaan bisa meraih keuntungan lebih besar. Safety stock memastikan bahwa barang selalu siap dijual, menghindari kekecewaan konsumen dan meningkatkan loyalitas mereka.

2. Jadwal Produksi Lebih Mudah

Ketersediaan safety stock juga memberikan manfaat dalam menjadwalkan proses produksi. Reorder point yang telah ditentukan mempermudah perencanaan produksi, karena bisnis dapat menghitung kuantitas yang perlu diproduksi berdasarkan kebutuhan dan permintaan pasar yang lebih pasti.

3. Antisipasi Permintaan dan Perubahan Pasar

Manfaat lain dari safety stock adalah kemampuannya untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan dan perubahan pasar. Dengan memiliki persediaan cadangan, bisnis lebih siap menghadapi permintaan yang tiba-tiba melonjak atau berkurang. Ini membantu menjaga kepuasan pelanggan dengan memastikan ketersediaan barang yang diinginkan.

4. Penentuan Inventory yang Optimal

Safety stock membantu dalam menentukan jumlah persediaan yang optimal. Menghindari stok yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Terlalu banyak persediaan bisa menghambat aliran kas, sementara terlalu sedikit dapat menyebabkan risiko stock out. Manfaatnya terlihat dalam penjagaan aliran modal dan efisiensi operasional.

5.Fleksibilitas dalam Operasi

Keberadaan safety stock memberikan fleksibilitas dalam operasi bisnis. Saat ada fluktuasi dalam permintaan atau kendala dalam pasokan, bisnis masih memiliki cadangan persediaan yang dapat digunakan untuk menjaga kelancaran operasional. Ini memungkinkan bisnis lebih responsif dalam menghadapi perubahan pasar.

6. Meningkatkan Jumlah Konsumen

Safety stock berdampak pada peningkatan jumlah konsumen. Ketersediaan barang yang konsisten memberikan pengalaman positif kepada konsumen. Ini dapat meningkatkan kepuasan konsumen dan membantu bisnis mempertahankan pelanggan yang puas, sekaligus menarik pelanggan baru.

7. Mengatasi Tantangan Musimam

Dalam situasi musiman seperti perayaan atau liburan, permintaan bisa melonjak tajam. Keberadaan safety stock membantu bisnis untuk mengatasi lonjakan permintaan ini tanpa harus khawatir kehabisan stok. Ini membantu bisnis tetap menjaga reputasi dan meningkatkan penjualan saat periode sibuk.

8. Meminimalkan Risiko Out of Stock

Safety stock membantu bisnis dalam menghindari stock out, yaitu keadaan ketika persediaan habis sebelum persediaan baru tiba. Dengan adanya cadangan persediaan, bisnis dapat menjaga kelancaran proses operasional dan memenuhi permintaan konsumen dengan lebih baik.

9. Menjaga Hubungan dengan Pemasok

Keberadaan safety stock juga berdampak pada hubungan dengan pemasok. Bisnis tidak terlalu tergantung pada pasokan dari pemasok, karena memiliki persediaan cadangan. Ini membantu bisnis menjaga hubungan yang baik dengan pemasok dan menghindari potensi konflik atau kekurangan persediaan dari pemasok.

10. Mengoptimalkan Pelayanan Pelanggan

Safety stock membantu bisnis dalam mengoptimalkan pelayanan pelanggan. Dengan barang selalu tersedia, bisnis dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih cepat dan efektif. Ini memberikan pengalaman positif kepada pelanggan dan membantu membangun citra bisnis yang baik.

Baca juga: Mengenal Warehouse Dalam Sebuah Bisnis

safety stock
(Unsplash/Alev Takil)

Strategi Pengadaan yang Efektif

Untuk memaksimalkan pengadaan barang yang kamu miliki, kamu perlu menerapkan prinsip-prinsip yang tepat. Berikut adalah poin-poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam pengadaan barang untuk mencapai hasil yang maksimal.

1. Strategis dalam Pengadaan Barang

Saat melakukan pengadaan barang, penting untuk memandangnya sebagai langkah strategis yang mengarah pada tujuan bisnis. Hal ini melibatkan analisis pasar, komitmen jangka panjang, penilaian siklus hidup, manajemen risiko, biaya seumur hidup, pemodelan skenario, hingga pengembalian investasi sosial.

2. Fokus pada Bahan yang Tepat

Pastikan bahan barang yang kamu beli memenuhi kebutuhan produksimu dan tidak mencemari lingkungan. Ini melibatkan pembicaraan dengan pihak yang berkepentingan dan mencari cara agar barang yang tidak terpakai bisa bermanfaat.

3. Pasokan Berkelanjutan, Bukan Hanya Pemasok

Jangan hanya berfokus pada siapa yang menyediakan barang, tapi juga pastikan pasokan itu sendiri berkelanjutan. Sebab, sangat penting bagi kamu untuk mengamankan pasokan barang yang baik.

4. Sesuaikan Prioritas Produk

Setiap jenis barang memiliki dampak dan risiko keberlanjutan yang berbeda. Prioritaskan barang dengan dampak besar terlebih dahulu, dan sesuaikan pendekatanmu dengan kebijakan perusahaan dan pandangan masyarakat.

5. Atur Permintaan dengan Cermat

Pengadaan barang yang berkelanjutan bisa berarti mengurangi pembelian barang atau mengelola bisnismu dengan lebih efisien. Pastikan barang tersedia saat diperlukan, tapi jangan sampai ada kelebihan persediaan.

6. Jadikan Keberlanjutan sebagai Bagian dari Pengadaan

Integrasikan keberlanjutan dalam semua langkah pengadaan saat ini. Dengan mengatur kerjasama dengan penyedia melalui perjanjian, kamu bisa pastikan bahwa barang yang dibeli tetap ramah lingkungan.

7. Mendorong Inovasi Berkelanjutan

Proses pengadaan harus mendorong inovasi terkait barang, pekerjaan, dan layanan yang lebih berkelanjutan melalui riset pasar dan penggunaan spesifikasi hasil yang tepat.

8. Buat Pasokan Tetap Kompetitif dan Berkelanjutan

Jangan hanya fokus pada harga murah, tapi pastikan pasokan tetap kompetitif dan mendukung keberlanjutan.

9. Dukung Peluang bagi Semua Pihak

Saat kamu belanja, kamu dapat memerhatikan peluang untuk bisnis lokal, usaha kecil, dan bisnis minoritas. Dengan melakukan hal ini, kamu dapat membantu mereka sekaligus menciptakan supply chain yang sehat untuk bisnismu.

(Unsplash/Kelly Sikkema)

Cara Menghitung Safety Stock

Berikut adalah contoh cara menghitung safety stock yang dapat kamu terapkan dalam bisnismu.

1. Rumus Sederhana

Terdapat beberapa cara menghitung safety stock, dan cara paling sederhana adalah dengan rumus dasarnya. Ini adalah pilihan yang mudah untuk dipahami dan diaplikasikan.

Rumus dasar safety stock adalah:

Safety Stock = (Penjualan harian maksimal x waktu pemesanan paling lama) – (Penjualan harian rata-rata x waktu pemesanan rata-rata)

Misalkan penjualan harian maksimal adalah 200 unit, waktu pemesanan paling lama 7 hari, penjualan harian rata-rata 150 unit, dan waktu pemesanan rata-rata 5 hari. Maka safety stock = (200 x 7) – (150 x 5) = 850 – 750 = 100 unit.

2. Persediaan Cadangan Tetap

Tidak hanya rumus dasar, namun Anda juga perlu memahami persediaan cadangan tetap. Ini adalah jumlah barang yang telah ditetapkan sebelumnya sebagai cadangan.

Rumus persediaan cadangan tetap adalah:

Persediaan Cadangan Tetap = Jumlah hari x penjualan harian rata-rata

Contoh, Anda ingin menyimpan persediaan barang selama 2 minggu. Jika penjualan harian rata-rata 50 unit, maka persediaan cadangan tetap = 14 x 50 = 700 unit.

3. Metode Heizer dan Render

Rumus lain yang berguna adalah metode Heizer dan Render. Ini cocok untuk menghitung saat jadwal pemasok bervariasi.

Safety stock = Skor Z x standar deviasi dalam waktu pemesanan

Jika skor Z rendah, maka kemungkinan stok habis tinggi. Skor Z 1,65 (95%) menandakan stok memadai. Standar deviasi waktu pemesanan berarti perbedaan rata-rata dengan yang sebenarnya.

4. Perhitungan Berbasis Waktu

Gunakan rumus ini untuk menghitung persediaan cadangan dalam periode waktu tertentu. Butuh data permintaan sebelumnya dan perkiraan permintaan masa depan.

Contoh, Anda ingin menghitung persediaan selama 1 bulan. Data permintaan sebelumnya 100 unit per hari, dan perkiraan masa depan 120 unit per hari. Persediaan cadangan = (100 + 120) x 30 = 6000 unit.

5. Metode Greasley

Metode ini mempertimbangkan waktu pemesanan pemasok dan fluktuasi permintaan produk. Safety stock = Skor Z x standar deviasi dalam waktu pemesanan x penjualan rata-rata.

Misalnya, skor Z rendah artinya stok habis risiko besar. Skor Z 1,65 (95%) menunjukkan stok memadai. Standar deviasi dalam waktu pemesanan mengukur perbedaan rata-rata dengan yang sebenarnya.

6. Economic Order Quantity (EOQ)

EOQ membantu menghitung jumlah barang ideal yang harus dipesan untuk meminimalisir biaya. Rumus EOQ = Akar kuadrat dari (2 x biaya pemesanan per pesanan x tingkat permintaan) / biaya penyimpanan.

Contoh, penjualan produk 1000 per tahun, biaya pemesanan 5000 per pesanan, biaya penyimpanan 4000. EOQ = Akar kuadrat dari (2 x 5000 x 1000) / 4000 = Akar kuadrat dari 25000 = 158.

Semua rumus di atas bisa membantu perusahaan menghitung persediaan cadangan yang tepat dan berkelanjutan.

Baca juga: 7 Cara Mengurangi Pengeluaran Bisnis

Pengadaan Barang Lebih Mudah Bareng AsiaCommerce

Setelah kamu memahami apa itu safety stock dan betapa pentingnya dalam menjaga kelancaran bisnismu, langkah selanjutnya adalah membuat pengadaan barang menjadi lebih efektif dan tanpa khawatir akan supply barang. 

AsiaCommerce hadir untuk menjadikan proses pengadaanmu menjadi lebih mudah dan sukses. Sebagai partner berpengalaman dalam global sourcing, AsiaCommerce memahami betul kebutuhan bisnismu. Kami telah membantu banyak pebisnis sukses mengoptimalkan rantai pasokan mereka. Tidak perlu lagi merasa kesulitan dalam menghadapi proses pengadaan, karena kami siap memberikan solusi terbaik.

Layanan kami mencakup berbagai aspek penting dalam pengadaan barang. Dari pengembangan produk yang inovatif, negosiasi dengan supplier global untuk mendapatkan harga terbaik, hingga quality control yang ketat untuk memastikan produk berkualitas tinggi sebelum sampai ke tanganmu.

Tunggu apa lagi? Tidak perlu ragu lagi untuk klik tautan berikut ini atau banner di bawah ini untuk memulai pengadaan barangmu dengan AsiaCommerce!

Sourcing
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments