Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Ekspor Beras Indonesia dan 3 Negara Tujuannya

by | Jun 27, 2024 | Ekspor

Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian penduduknya bekerja sebagai petani dan dikenal memiliki produsen beras yang tinggi. Beras menjadi makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia dan juga memiliki peran penting dalam perekonomian negara ini. Namun, seiring dengan meningkatnya produksi dan adanya surplus dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mulai memfokuskan perhatiannya pada pasar internasional melalui ekspor beras.

Ekspor beras dari Indonesia bukan hanya sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan hasil pertanian nasional. Dengan memanfaatkan keunggulan komparatif dalam produksi beras berkualitas tinggi, Indonesia mampu menjawab permintaan global dan bersaing di pasar internasional. 

Data Statistik Ekspor Beras dari Indonesia

Ketahui 3 Negara Tujuan Utama Ekspor Beras Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor beras Indonesia mencapai 317,81 ton pada triwulan IV 2021. Angka tersebut menyusut 88,81% dibanding triwulan sebelumnya, tetapi melonjak 96,66% dibanding triwulan IV 2020.

Secara akumulasi, periode triwulan I – IV 2021, volume ekspor beras mencapai 3,26 ribu ton. Volume tersebut melonjak hampir 9 kali lipat atau 790,77% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai ekpor beras Indonesia sepanjang triwulan I – IV tahun lalu senilai US$ 2,61 juta. Nilai tersebut melesat 157,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ekspor beras nasional sempat mencapai rekor tertingginya sebanyak 2,84 ribu ton pada kuartal III 2021 dengan nilai US$ 1,98 juta. Adapun ekspor beras terendah sebesar 30,26 ton pada kuartal IV 2016 dengan nilai US$ 58,66 ribu.

Baca Juga : Pemerintah Impor Beras 2 Juta Ton, Ini Jenis Beras yang Diimpor

Alasan Indonesia Ekspor Beras

Indonesia mengekspor beras ke luar negeri karena beberapa alasan utama yang berkaitan dengan kondisi domestik dan strategi ekonomi. Berikut adalah beberapa alasan tersebut :

Ketahui 3 Negara Tujuan Utama Ekspor Beras Indonesia

1. Surplus Produksi

Salah satu alasan utama adalah adanya surplus produksi beras dalam negeri. Ketika produksi beras melebihi kebutuhan domestik, ekspor beras menjadi cara untuk mengelola surplus tersebut dan mencegah penurunan harga yang terlalu drastis di pasar lokal. Surplus ini bisa terjadi karena peningkatan produktivitas pertanian atau perluasan lahan pertanian​.

2. Pendapatan Devisa

Ekspor beras dapat memberikan tambahan pendapatan devisa bagi negara. Devisa ini penting untuk memperkuat cadangan devisa nasional yang digunakan untuk berbagai keperluan ekonomi, termasuk impor barang-barang lain yang dibutuhkan Indonesia​.

3. Diversifikasi Pasar Ekspor

Diversifikasi pasar ekspor menjadi strategi untuk memperluas pangsa pasar Indonesia di kancah internasional. Oleh karena itu, dengan mengekspor berbagai komoditas, termasuk beras, Indonesia dapat memperluas relasi perdagangan dan memperkuat posisi ekonominya di pasar global​.

4. Stabilitas Harga Ekspor Beras

Ekspor beras dapat membantu menjaga stabilitas harga beras di pasar domestik. Ketika ada kelebihan pasokan, ekspor beras dapat mencegah penurunan harga yang signifikan, yang bisa merugikan petani. Dengan demikian, ekspor membantu dalam mempertahankan harga beras yang stabil dan menguntungkan bagi petani​.

5. Permintaan Global

Adanya permintaan beras dari negara-negara lain juga menjadi alasan penting. Beberapa negara yang kurang produktif dalam produksi beras atau yang mengalami kekurangan beras mungkin mencari pasokan dari negara penghasil seperti Indonesia. Dengan memenuhi permintaan ini, Indonesia dapat memperkuat hubungannya dengan negara-negara tersebut dan mungkin memperoleh keuntungan politik dan ekonomi jangka panjang​.

6. Keunggulan Komparatif Ekspor Beras

Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam produksi beras karena kondisi geografis dan iklim yang mendukung pertanian padi. Dengan memanfaatkan keunggulan ini, Indonesia dapat bersaing di pasar internasional dan memaksimalkan keuntungan dari sektor pertanian​.Secara keseluruhan, ekspor beras merupakan bagian dari strategi ekonomi Indonesia yang lebih luas untuk mengelola sumber daya dengan efisien, meningkatkan pendapatan negara, dan memperkuat posisi di pasar internasional.

Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa ekspor beras merupakan bagian dari strategi ekonomi Indonesia yang lebih luas untuk mengelola sumber daya dengan efisien, meningkatkan pendapatan negara, dan memperkuat posisi di pasar internasional.

3 Negara Tujuan Ekspor Beras ke Luar Negeri

1. China

Beberapa perusahaan milik negara China telah menghubungi Kementerian Pertanian Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan ekspor beras Indonesia ke China. Pada tahun 2022, ada laporan bahwa China berencana untuk meningkatkan impor beras dari Indonesia hingga 2,4 juta ton per tahun. 

Hal ini mencerminkan upaya kedua negara untuk memperkuat kerja sama dalam ketahanan pangan​. Oleh karena itu kerjasama ini merupakan bagian dari hubungan perdagangan yang lebih luas antara China dan Indonesia, terutama di sektor pertanian. Selain beras, kedua negara juga bekerja sama dalam berbagai produk pangan lainnya seperti kelapa sawit, produk perikanan, dan hasil pertanian lainnya. Langkah ini diharapkan dapat membantu kedua negara dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan dan memastikan pasokan makanan yang stabil​.

2. Brunei Darussalam

Pada tahun 2022, Brunei Darussalam memang meminta Indonesia untuk mengekspor beras ke negaranya. Menteri Pertanian Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, menyatakan bahwa Brunei Darussalam mengajukan permintaan untuk impor beras sebanyak 100 ribu ton per tahun dari Indonesia. Selain Brunei, ada juga permintaan serupa dari China dan Arab Saudi.

3. Arab Saudi

Arab Saudi meminta Indonesia untuk mengekspor beras guna memenuhi kebutuhan domestiknya. Permintaan ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk mulai mengekspor beras ke beberapa negara setelah adanya produksi beras domestik yang tinggi dan stok berlebih. Arab Saudi secara spesifik meminta impor sebanyak 1.500 ton beras per tahun dari Indonesia​.

Jenis Beras yang Di Ekspor ke Luar Negeri

Ketahui 3 Negara Tujuan Utama Ekspor Beras Indonesia

1. Beras Organik

Salah satu jenis beras yang populer di pasar internasional adalah beras organik. Beras ini tidak menggunakan bahan kimia sintetis dalam proses penanamannya. Beras organik dari Indonesia biasanya ditujukan untuk pasar domestik, namun juga ada kemungkinan diekspor ke luar negeri, terutama untuk memenuhi permintaan pasar global yang semakin meningkat terhadap produk organik. 

2. Beras Pandan Wangi

Varietas beras yang populer lainnya adalah beras pandan wangi. Beras ini memiliki keunikan yaitu beraroma khas pandan. Beras pandan wangi banyak tumbuh di daerah Cianjur, Jawa Barat.

3. Beras Merah dan Beras Hitam

Beras merah dan hitam dikenal karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan sering diekspor ke negara-negara yang memiliki pasar kesehatan yang besar, seperti Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa. Kedua jenis beras ini terkenal karena kandungan antioksidan dan seratnya yang tinggi​.

4. Beras Ketan

Beras ketan sering digunakan untuk membuat berbagai produk makanan, seperti kue tradisional, dan banyak diekspor ke negara-negara Asia Timur dan Tenggara yang memiliki budaya kuliner yang kaya dengan produk berbasis ketan​.

Baca Juga : Kenali Apa Itu PEB dalam Pengurusan Dokumen Ekspor

Ekspor Bisa dengan Mudah dengan AsiaCommerce

Jika Anda masih ragu atau bingung untuk memulai bisnis ekspor, Anda bisa konsultasi bersama kami. Di Asia Commerce, Anda akan dibantu mulai dari perizinan, pengiriman produk dan konsultasi dengan buyer luar negeri. Untuk request ekspor bisa klik di sini ya!

Anda juga bisa bergabung bersama kami sebagai membership, reseller maupun dropshipper. Yuk konsultasikan bisnismu ke Asia Commerce! 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments