Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Tarif Impor: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

by | Jan 7, 2023 | Impor

Tarif impor adalah pajak yang dikenakan atas barang impor. Tarik biasanya dibebankan sebagai presentasi dari harga barang impor. Alternatifnya, tarif dipungut sebagai biaya tetap untuk setiap unit barang yang diimpor. Misalnya %500 per ton untuk baja impor. Alasan utama untuk mengenakan tarif termasuk : 

  • Membatasi impor barang dan jasa dengan menaikkan harga
  • Melindungi produsen dalam negeri
  • Sebagai pembalasan atas praktik perdagangan yang tidak adil oleh negara mitra

 

Tarik impor sendiri memiliki pro dan kontra. Impor bisa menguntungkan negara-negara pengimpor karena tarif menghasilkan pendapatan bagi negara. Tarif juga bisa menjadi titik pembuka negosiasi antara dua negara dan menjadi instrumen untuk menciptakan lingkunan kompetitif yang bersahabat bagi perusahaan domestik. Namun, di lain sisi hal tersebut mengurangi manfaat untuk konsumen domestik. Karena harga barang impor menjadi lebih mahal.

 

Tujuan

Tujuan diberlakukan tarif impor adalah untuk menaikkan biaya impor barang tertentu. Bagi konsumen domestik, itu mengurangi permintaan barang impor karena harganya lebih mahal dari biasana. Bagi pengkespor, tarif membuat produk mereka menjadi tidak kompetitif di pasar negara tujuan. Dengan kata lain, pemeberlakuan tarif impor ini untuk mengontrol harga barang impor agar tidak merusak pasar dari barang domestik.

Pemerintah juga mengenakan tarif yang lebih tinggi sebagai reaksi pembalasan. Ada beberapa mitra dagang yang mencoba menggunakan praktik tidak sehat seperti dumping, sehingga akan merugikan produsen domestik. Tarif untuk meningkatkan harga barang impor tersebut menjadi kurang menarik bagi konsumen domestik. Sebaliknya, bagi produsen domestik dengan adanya tarif impor bisa mengurangi kompetisi pasar dengan produk asing. Sehingga, konsumen akan beralih untuk membeli produk domestik.

 

Alasan Pemerintah Mengenakan Tarif Impor

Berikut beberapa alasan pemerintah mengenakan tarif impor yang lebih tinggi.

  • Melindungi konsumen domestik

Beberapa barang impor dijual mura tapi mungkin bisa membayakan bagi konsumen. Dengan membuat barang impor lebih mahal, pemerintah berusaha mengurangi minat konsumen domestik terhadap barang impor.

  • Melindungi produsen domestik
    • Peningkatan jumlah impor juga meningkatkan tekanan kepada produsen domestik. Tekanan semakin besar jika produk impor berharga lebih rendah daripada harga produk lokal di pasar domestik. Dengan menaikkan bea masuk, pemerintah berusaha mengurangi tekanan semacam itu. Hal tersebut diharapkan mampu memacu industri dalam negeri untuk berekspansi dan menciptakan lebih banyak pekerjaan.
  • Menjaga keamanan nasional

Beberapa produk mungkin dianggap mengancam keamanan nasional karena menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan informasi politik dan militer. Misalnya, pemerintahan Donald Trump memulai penyelidikan atas impor jaringan listrik, yang dicurigai membahayakan keamanan nasional di awal 2020.

  • Melindungi industri yang baru berkembang

Tarif juga dapat melindungi industri yang baru tumbuh. Pemerintah mungkin akan melonggarkan tarif jika industri tersebut telah tumbuh dan lebih kompetitif. Alasan semacam ini dikenal juga dengan istilah infant industry argument.

  • Pembalasan

Pemerintah dapat mengenakan tarif kepada negara mitra karena melakukan praktik perdagangan yang tidak adil, misalnya dumping. Produsen asing sengaja menjual lebih murah daripada pasar mereka dengan tujuan untuk mengambil alih konsumen dari pasar negara tujuan. Praktik tersebut tentu sangat merugikan produsen domestik karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip persaingan yang adil.

 

Perbedaan Tarif Impor dan Kuota Impor

Tarif membatasi impor dengan menaikkan harga barang impor. Ambil contoh, jika pemerintah menetapkan tarif 10%, maka harga barang impor akan naik 10% daripada harga asli ketika masuk ke pasar domestik. Sementara itu, kuota membatasi kuantitas barang yang diimpor. Misalnya, pemerintah mengurangi kuantitas impor dari 400 ton menjadi 300 ton. Itu mengurangi pasokan di pasar domestik sehingga dapat mendorong harga domestik naik, kecuali jika produsen domestik mampu memasok selisih yang hilang akibat kuota (100 ton = 400 ton – 300 ton).

 

Tidak seperti tarif, kuota tidak menghasilkan pemasukan bagi negara. Tapi hal itu bisa efektif karena tidak terpengaruh oleh pergerakan nilai tukar mata uang. Contohnya, nilai tukar terapresiasi sekitar 10%. Hal tersebut akan membuat barang impor menjadi lebih murah. Jika pemerintah menaikkan tarif impor 10%, maka itu tidak berpengaruh pada harga jual produk impor di pasar domestik.

 

Jenis Tarif Impor

Ada dua jenis tarif impor, yaitu : 

  • Tarif ad valorem – perhitungannya berdasarkan persentase tetap dari harga produk yang diimpor. Oleh karena itu, nominal tarif yang dibayarkan akan bervariasi mengikuti tren harga produk impor di pasar internasional.
  • Tarif spesifik – perhitungannya berdasarkan nominal uang tetap dan tidak bervariasi dengan harga barang.

Misalnya, perusahaan XYZ mengimpor minyak kedelai dari China dan membeli sebesar USD100 per ton. Misalkan, pemerintah Indonesia menetapkan tarif ad valorem sekitar 20%. Dalam hal ini, perusahaan harus membayar ke pemerintah sebesar USD20 per ton. Jika turun harga menjadi USD80 per ton, maka perusahaan akan membayar nominal yang lebih rendah, USD16 per ton.

 

Sementara itu, tarif spesifik melibatkan nilai nominal tetap. Sebagai contoh, pemerintah memasang tarif impor sebesar USD25 per ton. Terlepas minyak kedelai berharga USD100 atau USD80 per ton, perusahaan akan tetap membayar sebesar USD25 per ton kepada pemerintah.

 

Keuntungan

Beberapa keuntungan dari diterapkannya tarif impor adalah : 

  • Sumber pendapatan pemerintah 

Tarif terutama menguntungkan pemerintah di negara pengimpor. Dengan menetapkan tarif, mereka memperoleh pendapatan selain dari pajak.

  • Menciptakan persaingan yang lebih adil 

Tarif menjadi cara untuk mencegah persaingan yang tidak sehat dalam perdagangan internasional.

  • Titik awal negosiasi dan perjanjian internasional 

Tarif adalah solusi dari pemerintah dalam bernegosiasi dengan negara mitra agar perdagangannya bersifat adil bagi kedua belah pihak. Hal tersebut akan membuka ruang perjanjian perdagangan lainnya.

  • Mendorong pertumbuhan produksi dalam negeri

Impor menaikkan harga dan seharusnya menurunkan permintaan barang impor. Konsumen akan beralih ke barang domestik. Peningkatan permintaan oleh konsumen domestik akan mendorong produsen dalam negeri untuk meningkatkan produksi barangnya. Hal tersebut akan menciptakan lebih banyak pendapatan dan pekerjaan bagi perekonomian domestik. Dukungan seperti ini sangat penting, terutama di industri yang strategis dan baru berkembang.

 

Kekurangan

Para pelaku usaha perdagangan bebas juga mengkritik tentang tarif impor karena memiliki sejumlah kelemahan, di antaranya : 

  • Konsumen menganggung harga yang lebih tinggi

Tarif akan meningkatkan harga jual produk impor di pasar domestik. Itu membuat konsumen harus membayar lebih tinggi untuk produk impor.

  • Memunculkan kerugian bobot mati (deadweight loss)

Tarik menimbulkan inefisiensi pada sisi konsumsi dan produksi. Dari sisi produksi, produsen domestik yang tidak efisien masih dapat beroperasi meski biaya produksi mereka lebih tinggi daripada harga barang impor. Di sisi lain, konsumen tidak dapat menikmati harga murah.

  • Memicu pembalasan dari negara mitra

Negara mitra berkepentingan terhadap industri di negara mereka karena menyediakan lapangan kerja dan pendapatan. Tarif menekan kinerja industri mereka, mendorong pemerintah di negara mitra untuk membalas dengan kebijakan lain. Situasi semacam ini bisa mengarah ke perang dagang.

 

Nah itu dia pengertian, tujuan, dan jenis dari tarif impor. Kamu ingin memulai bisnis impor tapi bingung cara memulainya? Yuk bergabung dengan AsiaCommerce!

Dengan bergabung di AsiaCommerce kamu akan di berikan berbagai pelayanan yang akan memudahkan serta memenuhi kebutuhan kamu dalam berbisnis impor, mulai dari penentuan produk, konsultasi ekspor dan impor, konsolidasi paket, pengiriman logistik, inspeksi kualitas, pengadaan barang, jasa pengiriman, sampai pengurusan berbagai dokumen, perpajakan serta bea cukai, agar kamu dapat secara penuh fokus kedalam bisnis kamu. Sehingga kamu cukup memesan barang dengan jenis yang dinginkan dan menunggu barang sampai di tempat. Jadi tunggu apa lagi? Yuk segera bergabung bersama kami. Klik di sini atau banner di bawah untuk informasi lebih lanjut.

request impor

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments