Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Custom Clearance: Pengertian, Biaya, dan Dokumen yang Dibutuhkan

by | Aug 3, 2023 | Impor

Dalam dunia bisnis ekspor impor, sangat penting untuk para pelaku bisnis ini dalam memahami aturan-aturan dan istilah yang sering digunakan. Karena hal tersebut untuk menjamin barang yang akan dikirim bisa sampai tujuan dengan aman tanpa ada kendala. Sebelum sampai ke tahap pengiriman, para pebisnis harus melalui tahapan yang disebut custom clearance terlebih dahulu. Untuk memudahkan pekerjaan, para pelaku ekspor impor biasanya menggunakan jasa custom clearance. Nah, apa itu custom clearance, dokumen apa yang diperlukan, dan bagaimana cara mengurusnya? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Custom Clearance

Custom clearance adalah proses administrasi yang berkaitan dengan pengiriman barang dari satu negara ke negara lain. Dengan kata lain, proses seorang pebisnis melakukan pengurusan izin agar dapat memasukkan barang atau membawa keluar barang dari negara tertentu.

Ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk memastikan produk yang ingin diinginkan agar bisa dikirim atau diterima. Mulai dari dokumen pembuatan kontrak, dokumen kerja sama dengan perusahaan pengangkutan, dan tentunya dokumen pengiriman.

Tahapan Custom Clearance

Secara umum, dalam proses custom clearance ada tiga tahapan, di antaranya :

Pre-Clearance

Tahapan yang pertama adalah tahap pre-clearance. Tahapan ini terkait dengan pengurusan identitas perusahaan. Karena setiap perusahaan yang menggunakan jasa layanan logistik wajib melakukan pendaftaran ke pihak kepabeanan agar mendapatkan Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

Clearance

Tahap clearance merupakan tahapan administrasi selanjutnya. Dalam tahapan ini, ada tiga hal yang perlu diurus yaitu pemberitahuan kepada lembaga kepabeanan, pembayaran pajak, dan proses mengeluarkan barang. Khusus untuk custom clearance impor, para pemilik usaha dapat memilih jalur layanan sesuai kebutuhan (jalur merah, kuning, dan hijau).

Post-Clearance

Pada tahap ini, pihak kepabeadanan pada negara tertentu akan melakukan audit dan penelitian kembali agar bisa dapat membuat tagihan penetapan kepabeanan. Jika proses audit selesai, maka kantor kepabeanan akan mengirimkan rincian biaya yang harus dibayarkan. Jika semuanya sudah lunas, maka barang bisa langsung dikirimkan.

Dokumen yang Dibutuhkan

Setiap negara memiliki persyaratan dokumen yang berbeda-beda dalam proses custom clearance. Dikarenakan hal tersebut tergantung dari aturan perdagangan internasional dari masing-masing negara. Namun, terdapat kesamaan beberapa persyaratan dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan custom clearance, yaitu :

1. Bill of Entry

Bill of Entry adalah dokumen yang diserahkan kepada pihak bea cukai untuk dilakukan verifikasi oleh pihak bank yang digunakan dalam metode pembayaran.

2. Faktur Komersial

Faktur komersial adalah dokumen yang berkaitan dengan transaksi sebagai bukti dilakukannya transaksi barang serta jasa.

3. Bill of Lading (B/L)

Bill of Lading merupakan surat yang berisi keterangan dari pihak pengangkut bahwa ia telah menerima barang tertentu dan setuju untuk mengangkut barang ke tempat tujuan serta menyerahkannya kepada orang yang telah ditunjuk. Jadi mereka yang memegang B/L merupakan pemilik barang yang disebutkan dalam dokumen.

Baca juga : Fungsi Bill of Lading Dalam Kegiatan Ekspor dan Impor

4. Lisensi Impor

Lisensi Impor merupakan izin yang dimiliki oleh perusahaan atau orang tertentu untuk bisa melakukan kegiatan impor. Fungsi dari Lisensi Impor ini layaknya seperti KTP.

5. Letter of Credit

Dokumen resmi dari pelanggan sebagai bukti barang apa saja yang dipesan dari supplier.

6. Polis Asuransi

Polis Asuransi adalah surat yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi sebagai jaminan keselamatan atas barang yang dikirim. Apabila terjadi kerusakan atau barang hilang, maka akan mendapat ganti rugi dari perusahaan asuransi tersebut.

7. Dokumen lainnya

Beberapa persyaratan dokumen lainnya biasanya diperlukan di beberapa negara seperti laporan pengujian, izin industri, RCMC, dan lain sebagainya.

Biaya Custom Clearance

Untuk biaya dari custom clearance sangat tergantung pada jenis jalur pengiriman yang dipilih dan biaya layanan yang dipatok oleh penyedia jasanya. Karena terjadi pertukaran barang antar negara, jalur pengiriman yang tersedia adalah jalur darat dan laut. Pengiriman jalur laut biasanya memiliki biaya yang lebih terjangkau namun durasi pengirimannya lama. Sedangkan jalur pengiriman udara lebih cepat meskipun harganya lebih tinggi. Hal tersebut berlaku baik untuk custom clearance ekspor maupun impor. Karena itu, pertimbangkan jalur pengiriman yang tepat agar tidak mengalami kerugian sebagai pemilik bisnis.

Pakai Layanan AsiaCommerce Tanpa Ribet Mikir Custom Clearance

Jika Ascomers mengalami kesulitan dalam mengurus custom clearance, kamu bisa menggunakan layanan solusi impor dari AsiaCommerce. Kamu hanya perlu memberitahukan produk apa yang ingin dimpor, lalu kami akan mencarikan produk terbaik untukmu. Selain itu, kamu tidak perlu repot-repot mengurus dokumen bea cukai ataupun pengiriman barangnya. Kami akan urus semua prosesnya, kamu hanya perlu menunggu di rumah karena barangnya akan kami antarkan sampai tujuan dengan aman. Jadi kamu bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnismu.

impor alat kesehatan

Baca juga : Mau Impor Tapi Gak Punya PT? Jasa Impor Undername Solusinya!

Nah itu dia penjelasan mengenai Custom Clearance. Dengan layanan impor request, kamu hanya perlu menyerahkan nama produk, jenis produk, kriteria produk, dan informasi tambahan lainnya pada form request. Kami akan membantu kamu mulai dari quality check produknya, pengurusan segala berkas, pengiriman sampai alamat tujuan, pokoknya kamu hanya tinggal duduk manis di rumah atau di kantor menunggu barang sampai. Yuk tunggu apalagi, klik di sini atau banner di bawah ini agar kamu bisa segera mendapatkan kemudahan dalam melakukan impor!

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments