Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

5 Kopi Lokal Asli Indonesia yang Sering Diekspor

by | Mar 30, 2023 | Ekspor

Indonesia tak hanya terkenal akan keindahan alamnya saja, namun juga terkenal akan hasil pertanian yang berkualitas. Seperti kakao, teh, karet, minyak sawit, rempah-rempah, hingga kopi. Hampir seluruh hasil pertanian Indonesia menjadi daya tarik negara asing. Hal itulah yang membuat banyak produk lokal yang sudah diekspor ke luar negeri. Salah satunya adalah kopi. Ascomers pasti sudah tahu bahwa Indonesia adalah negara penghasil kopi terbaik dengan produksi lebih dari 600 ribu ton per tahunnya. Ada berbagai jenis kopi lokal asli Indonesia yang dihasilkan oleh berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing daerah tersebut memiliki cita rasa kopi yang khas dan unik.

Sejarah Kopi Indonesia

kopi lokal asli indonesia

Sejarah kopi di Indonesia dimulai pada tahun 1696 saat pendudukan Belanda di Indonesia. Saat itu, Belanda yang datang ke pulau Jawa membawa kopi berjenis Arabika dari Malabar, India. Budidaya kopi mulai dilakukan untuk pertama kalinya di daerah khusus agrikultur dekat Batavia yang bernama Kedawung. Namun, budidaya tersebut harus gagal karena adanya bencana alam dan cuaca ekstrim.

Sekitar 3 tahun kemudian, Belanda kembali membawa batang kopi dari Malabar yang merupakan hasil stek. Kali ini, budidaya kopi oleh Belanda ini berhasil. Pada tahun 1706, kopi dari pulau Jawa sukses menjadi produk yang sangat populer. Karena kesuksesan ini, Belanda menanam kopi di setiap pulau Indonesia yang kemudian menjadi cikal bakal kopi lokal yang kita kenal selama ini.

Pada 10 tahun pertama perkembangan kopi di Indonesia, Belanda berhasil meraih keuntungan yang berlimpah karena jumlah ekspor yang besar. Namun, lama-kelamaan keuntungannya menurun dan mengalami kebuntuan. Hampir 200 tahun sejak kemunculan kopi pertama di Indonesia, penyakit Hemileia Vastatrix (HV) atau karat daun menyerang dan menyebabkan rusaknya seluruh perkebunan Indonesia, termasuk perkebunan kopi.

Untuk menyiasati kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan, Belanda mencoba mengganti jenis kopi yang ditanam di Indonesia dari arabika ke liberika. Sayangnya, jenis kopi tersebut tetap tidak bisa bertahan dari penyakit karat daun yang tengah melanda Indonesia di saat itu.

Pada 1900-an, Belanda akhirnya membawa dan memperkenalkan biji kopi jenis robusta kepada para petani di Jawa Timur. Ternyata, jenis kopi ini cukup kuat untuk bertahan dari serangan penyakit karat daun. Budidaya kopi robusta semakin meluas hingga ke tanah Sumatera.

Setelah Kemerdekaan Indonesia pada 1945, pemerintah melakukan nasionalisasi terhadap kebun-kebun kopi bekas peninggalan Belanda. Dari sinilah budidaya kopi Indonesia mengalami kebangkitan. Bahkan, Indonesia berhasil menjadi salah satu pengekspor kopi terbesar di Dunia bersama Brazil, Kolombia, dan Vietnam.

Baca juga : Tips Menemukan Pasar Tujuan Ekspor yang Tepat

Jenis Kopi Lokal yang Paling Banyak Diekspor

1. Kopi Arabika Toraja

kopi lokal asli indonesia

Kopi lokal asal Sulawesi Selatan ini sangat terkenal, tujuan utama ekspor kopi Toraja adalah Jepang dan Amerika. Karena karakteristik rasanya yang unik, sesuai dengan kebiasaan minum kopi di kedua negara tersebut. Sensasi pahit yang ditimbulkan kopi ini hanya ada di awal dan hilang dalam sekali teguk.

Kebanyakan kopi yang ditanam di daerah Sulawesi cenderung terasa seperti tanah atau hutan dengan kandungan asam yang rendah. Inilah alasan mengapa cita rasa Kopi Arabika Toraja diminati oleh warga lokal maupun warga mancanegara.

2. Kopi Arabika Kintamani

kopi lokal asli indonesia

Bali juga memiliki hasil kopi yang memiliki cita rasa unik dan menarik, yaitu Kopi Arabika Kintamani. Ketika kamu meneguknya, Ascomers akan merasakan aroma bunga dan asam citrus dengan tingkat kekentalan dan keasaman yang pas.

Kopi ini sudah sering diekspor ke beberapa negara, seperti Arab, Jepang, dan juga Eropa. Bahkan sudah menjadi salah satu kopi asal Indonesia yang terkenal dan sangat disukai oleh negara-negara tersebut.

3. Kopi Arabika Gayo

kopi lokal asli indonesia

Kopi lokal asal Aceh ini cukup banyak peminatnya baik di Indonesia maupun di mancanegara. Teksturnya yang lebih encer dengan tingkat keasaman yang seimbang. Cocok untuk Ascomers yang bukan penyuka kopi asam.

Warga negara asing di berbagai dunia sudah mengakui kenikmatannya, mulai dari Amerika hingga Eropa. Bahkan Kopi Arabika Gayo sudah diakui sebagai kopi kelas premium dan mendapatkan skor tinggi dari Speciality Coffe Association of America

4. Kopi Arabika Flores Bajawa

kopi lokal asli indonesia

Kopi asal Nusa Tenggara Timur ini sudah diekspor ke banyak negara, salah satunya Amerika. Karakteristik kopi lokal ini memiliki rasa yang tak kalah unik. Kamu akan merasakan rasa coklat dan vanili yang dominan saat meminumnya. Namun after taste-nya akan terasa seperti rasa kacang.

Bagi Ascomers yang menggemari kopi kental dengan tingkat keasaman rendah, kamu wajib mencoba kopi lokal dari flores ini. 

5. Kopi Luwak

kopi lokal asli indonesia

Kopi luwak juga merupakan salah satu kopi lokan yang sukses mendunia loh, Ascomers. Jenis kopi ini diproduksi di wilayah Jawa dan Sumatra. Proses pembuatannya yang cukup aneh membuat cita rasa kopi luwak menjadi lebih khas dan nikmat.

Kopi yang sudah dipanen akan dimakan oleh luwak. Kemudian, hewan tersebut akan mengeluarkan kotoran berupa biji kopi utuh yang tidak dapat ia cerna. Biji kopi itulah yang dijual dan dipasarkan, hingga diekspor ke luar negeri. Meskipun proses pembuatannya terbilah aneh dan menjijikan, kopi luwak menjadi salah satu kopi termahal di dunia.

Baca juga : 10 Komoditas Ekspor Indonesia Paling Populer

Nah, itulah beberapa dari banyak jenis kopi lokal asli Indonesia yang sukses mendunia. Bagi Ascomers pecinta kopi, sudah pasti pernah mencicipi berbagai jenis kopi lokal asli Indonesia di atas. Semoga informasi yang diberikan bisa bermanfaat untuk bisnis kamu ya. Jika kamu tertarik dan ingin melakukan ekspor, kamu tidak perlu khawatir. Karena AsiaCommerce siap membantu kamu dengan berbagai layanan yang akan memudahkan kamu dalam melakukan ekspor. Sehingga kamu bisa tetap fokus untuk mengembangkan usaha ekspormu. Klik di sini atau banner di bawah untuk informasi lebih lanjut.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments