Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

5 Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan 2023

by | Mar 24, 2023 | Tips & Strategi Bisnis

Untuk menghadapi lonjakan permintaan pasar di bulan Ramadhan, sebuah bisnis harus memiliki strategi khusus dalam menghadapinya. Karena biasanya banyak muncul usaha-usaha baru yang bersifat sementara. Contohnya seperti penjual makanan hingga baju lebaran yang menambah keramaian suasana Ramadhan.

 

Diperlukan strategi pemasaran yang efektif agar usahamu terjual laris manis. Bisnis di bulan Ramadhan memiliki tantangan tersendiri karena persaingan usaha yang tinggi namun dengan waktu yang singkat. Belum lagi barang yang kamu jual kemungkinan sama dengan usaha lainnya. Lalu, bagaimana strategi pemasaran di bulan Ramadhan yang efektif?

 

Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan

Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan

Tingginya persaingan usaha di bulan Ramadhan membuat Ascomers harus jeli dalam membuat strategi pemasaran. Berikut ini beberapa strategi yang bisa Ascomers terapkan ke dalam usahamu.

 

1. Buat Promo Bertemakan Ramadhan

Jika kamu ingin bersaing dan bisa meraih keuntungan maksimal, Ascomers juga harus mewarnai persaingan dengan menyediakan produk yang bertemakan Ramadhan. Produk yang kamu jual bisa berupa paket bundling. Paket bundling ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk membeli beberapa barang secara bersamaan dengan harga yang lebih murah.

 

Misalnya usahamu di bidang fashion, kamu bisa menjual paket bundling di setiap pembelian baju koko dan sarung akan mendapatkan diskon atau bonus sajadah. Contoh lainnya kamu bisa memberikan kartu ucapan atau hampers jika pelanggan melakukan pembelian pada nominal tertentu.

 

Dengan strategi tersebut, pelanggan akan memberikan penilain lebih terhadap usahamu karena mendapatkan harga diskon dan beberapa bonus di pembeliannya.

 

2. Buat Konten Video

Strategi pemasaran di bulan Ramadhan yang kedua adalah membuat konten berbentuk video. Kita seringkali membuka media sosial dan tanpa sadar menghabiskan waktu untuk melihat konten yang kebanyakan berupa video. Sebagai pengguna media sosial pasti Ascomers juga berharap akan ada konten baru & fresh yang bertemakan Ramadhan. Karena yang biasa dilakukan orang-orang adalah scrolling media sosial di saat menunggu waktu berbuka puasa. 

 

Maka dari itu, Ascomers perlu membuat konten video yang bisa relate dengan kondisi pelanggan atau momentum Ramadhan. Konten yang mampu menyentuh sisi emosional dari pelanggan akan semakin meningkatkan engangement. Ikuti tren dan lakukan riset agar bisa menghasilkan konten yang bisa membuahkan konversi pada usahamu.

 

3. Personalisasi Iklan

Melakukan personalisasi iklan terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan produk lho, Ascomers. Berdasarkan data dari Meta, sekitar 64% responden tertarik setelah melihat iklan personalisasi yang produknya menjawab kebutuhan mereka. Misalnya Ascomers sedang mencari produk fashion muslim, kamu pasti akan menjumpai iklan-iklan produk terkait dari brand sejenis yang muncuk beberapa kali di beranda media sosial. Itulah yang disebut personalisasi iklan atau personalized ads.

 

Orang yang melihat personalisasi iklan cenderung akan melihat lebih jauh produknya dan bahkan membelinya. Jadi Ascomers bisa menggunakan personalisasi iklan untuk meningkatkan brand awareness dan conversion sales.

 

4. Bangun Engangement Melalui Chat

Ketika pelanggan tertarik dengan sebuah produk, kita bisa coba mengirim pesan melalui inbox dari akun brand untuk bertanya lebih lanjut dengan produk yang diinginkan. Penggunaan layanan chat ini bermanfaat untuk meningkatkan hubungan dengan calon pelanggan. Artinya, semakin mudah pelanggan menjangkau brand, semakin positif kesan mereka, dan semakin tinggi peluang mereka untuk membeli produk kita.

 

Jadi, pastikan Ascomers menyediakan layanan bisnis melalui WhatsAp ketika ada pelanggan ada pertanyaan atau mengalami kesulitan bisa langsung dibantu. Kedekatan dengan pelanggan akan membuat usahamu lebih dikenal dan direkomendasikan.

 

5. Beri Hadiah Untuk Pelanggan Setia

Strategi pemasaran di bulan Ramadhan yang terakhir adalah memberikan hadiah untuk pelanggan setia. Hadiah ini bisa berupa voucher belanja atau pun parsel lebaran. Misalnya kamu menjual jajanan kue kering, kamu bisa memberikan parsel dengan ucapan selamat lebaran atau semacamnya.

 

Meskipun cara ini tidak berdampak langsung, namun dengan memberikan hadiah bisa membuat pelangganmu merasa diapresiasi dan semakin loyal.

Baca juga : Bisnis Menguntungkan di Tahun 2023

 

Tantangan Usaha di Bulan Ramadhan

Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan

Selain contoh strategi pemasaran, kamu juga perlu mengetahui apa saja tantangannya. Agar kamu bisa menentukan langkah selanjutnya apabila menemui kesulitan maupun inovasi strategi nantinya. Berikut beberapa tantangan pemasaran di bulan Ramadhan.

 

1. Jenis Usaha Cenderung Sejenis

Tantangan pertama dalam memulai usaha di bulan Ramadhan adalah jenis usahanya yang homogen atau sejenis. Biasanya, di bulan Ramadhan banyak usaha baru yang muncul seperti kuliner buka puasa, baju muslim, dan kue kering. Tiga jenis usaha tersebut sudah umum dalam meramaikan suasana Ramadhan.

 

Apalagi bisnis kuliner atau takjil untuk berbuka puasa, mungkin hampir di setiap pinggir jalan banyak penjual. Yang dijual pun beragam, mulai dari makanan manis, minuman manis, maupun hidangan untuk menu berbuka puasa. Banyaknya usaha yang sejenis ini menjadi sebuah tantangan untuk membuat usaha kita terlihat berbeda dari yang lain.

 

2. Persaingan yang Tinggi

Jenis usaha di bulan Ramadhan yang cenderung homogen menjadikan persaingan juga semakin tinggi. Bahkan bisa saja sesama penjual dengan dagangan yang sama berjualan sebelahan.

 

Hal ini membuat persaingan usaha semakin ketat dan Ascomers harus memikirkan solusi bagaimana mengatasinya. Dalam kurun waktu dalam satu bulan perlu memastikan produk jualanmu laku terjual dengan strategi yang sudah dipersiapkan.

 

3. Rentang Waktu  yang Singkat

Tantangan yang terakhir adalah rentang waktu yang relatif singkat. Secara keseluruhan, produk-produk spesial Ramadhan hanya akan berlaku selama kurang lebih satu bulan saja. Selain itu, jika Ascomers menjual makanan pun hanya bisa menjualnya sore hari saat orang-orang berburu takjil dan makanan untuk buka puasa.

 

Waktu yang singkat dengan persaingan yang ketat menjadi tantangan yang perlu kamu pertimbangkan dengan matang sebelum benar-benar membuka usaha di bulan Ramadhan.

Baca juga : 5 Strategi Branding Produk yang Wajib Kamu Coba!

 

Nah itu dia penjelasan tentang strategi pemasaran di bulan ramadhan beserta tantangan yang akan dihadapi. Kamu ingin memulai bisnis tapi bingung mau mulai dari mana? Yuk join AsiaCommerce sebagai reseller! Di AsiaCommerce, kamu akan dibimbing bagaimana langkah-langkah sukses dalam menjual produk dari supplier terpercaya. Kamu juga bisa memulai bisnis sebagai reseller bersama AsiaCommerce dengan cara mendownload aplikasi di Android atau iOS. Jika ada pertanyaan, kamu bisa melakukan Konsultasi Gratis dengan chat ke Customer Support Whatsapp kami.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments