Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Meningkatntya transaksi jual beli melalui platform digital beberapa tahun belakangan ini menjukkan bahwa e-commerce memiliki perananan penting dalam perekonomian. Faktanya, internet secara signifikan membuka peluang berbisnis baik secara B2B maupun B2C, baik domestik maupun internasional. Dengan perkembangan e-commerce, customer dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai produk yang mereka cari sekaligus meminimalkan searching cost. Hal ini membantu mereka untuk mendapatkan produk terbaik dan harga terendah. Sedangkan dari sisi seller, mereka berkesempatan untuk mengembangkan bisnisnya ke market yang jauh lebih besar, bahkan mancanegara.

Manfaat Perkembangan E-commerce bagi Ekonomi

Dilansir dari Bisnis.com, Bank Indonesia mencatatkan bahwa pertumbuhan transaksi e-commerce di Indonesia mencapai 150,16 juta transaksi pada September 2020. Angka ini meningkat 79% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan perekonomian di tengah pandemi sangat terbantu dengan adanya platform digital. Secara garis besar, perkembangan e-commerce bagi ekonomi memberikan manfaat yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori; perusahaan, harga, dan produktivitas.

Untuk terus dapat bersaing, perusahaan dituntut untuk terus mengembangkan bisnisnya secara efektif dan efisien. Dengan adanya platform digital ini, maka pengusaha berpeluang meningkatkan penjualannya melalui pasar yang lebih besar sekaligus mengurangi cost dalam hal sewa space dan stocking inventory. Oleh karena penjual memiliki cost yang lebih rendah, customer pun diuntungkan melalui harga barang yang rendah. Sebut saja Netflix. Hanya dengan bayar biaya langganan bulanan, kita dapat menonton semua film yang ada sepuasanya. Sedangkan dalam hal produktivitas, transaksi e-commerce dapat meminimalkan invetasi usaha yang dikeluarkan dalam hal modal dan SDM, sehingga presetase return yang dicapai pun dapat maksimal.

Dampak terhadap Perdagangan Internasional

Dengan adanya teknologi dan akses internet, transaksi dapat dilaksanakan dengan lebih mudah, cepat, dan murah. Hal ini berdampak positif terhadap perdangan internasional. Sebelumnya, lintas negara menjadi barier informasi dan trust dalam hal quality control, memilih supplier terpercaya, negosiasi harga, dan juga memilih produk berkualitas baik. Dengan adanya marketplace global seperti sekarang, maka informasi tersebut dapat dengan mudah diakses dan trust dapat dialihkan kepada intermediary platform. Merekalah yang biasanya akan menangani hal-hal berhubungan dengan sistem pembayaran dan pengurusan legalitas untuk impor-ekspor. Hal ini tentunya meningkatkan volume perdagangan internasional dan memberi dampak positif bagi kedua belah pihak.

Dari perspektif perekonomian negara, meningkatnya volume pedangan internasional ternyata juga memberi manfaat baik terhadap negara maju maupun negara berkembang. Dari sisi negara maju, mereka bisa mendapatkan produk dari negara yang memiliki production cost lebih rendah, misalnya dalam hal SDM. Sedangkan, negara yang memiliki sumber daya melimpah dapat melakukan ekspor untuk meningkatkan devisa.

Akan tetapi, dampak positif adanya e-commerce terhadap perdagangan internasional juga bervariasi dipengaruhi jenis produk yang ditransaksikan. Di satu sisi, produk yang sebelumnya memerlukan physical delivery saat ini dapat disajikan melalui digital platform, contohnya melalui Netflix dan Traveloka. Sekarang, customer tidak perlu lagi membeli DVD untuk menonton film karena mereka dapat mengakses film melalui Netflix secara online. Selain itu, seseorang yang ingin bepergian dapat membeli tiket melalui aplikasi dan tidak memerlukan print kode booking dari travel agent seperti dahulu. Dalam hal ini, produk jasa mendapat manfaat sangat signifikan melalui adanya platform digital. Akan tetapi, untuk produk yang memerlukan physical delivery seperti pakaian, shipping cost dari luar negeri tetap menjadi salah satu faktor penentu untuk melakukan impor. Hal penting yang perlu dilakukan adalah analisa dan perhitungan yang tepat agar kita tidak berakhir rugi. Selain itu, kita juga bisa melakukan sourcing kepada platform terpercaya yang dapat membantu kita melakukan impor dengan aman dan tepat.

Dampak terhadap Lapangan Pekerjaan dan Prospek Karir

Dengan maraknya pertumbuhan platform digital, banyak perubahan yang terjadi pada bisnis model saat ini. Faktanya, e-commerce membuka peluang pekerjaan baru sekaligus menyebabkan orang kehilangan pekerjaannya. Dengan berkembangnya teknologi, maka juga dibutuhkan skill baru dan orang-orang kompeten yang mampu terus berinovasi. Contoh bidang pekerjaan yang berkaitan dengan e-commerce sendiri adalah software development, entertainment services, product management, dan digital marketing. Selain itu, dengan meningkatkatnya volume perdangangan, akan banyak lapangan pekerjaan baru juga yang bisa diciptakan. Namun, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa beberapa oragng yang tidak dapat bersaing akan kehilangan sumber penghasilannya. Menurut riset yang dilakukan Marmara University, sektor retail berpotensi tinggi untuk terdampak negatif oleh karena consumer behavior yang berubah di era digital ini. Maka dari itu, meningkatnya permintaan akan talent-talent yang memiliki keahlian khusus dan spesialis dalam suatu bidang menjadi pengingat bahwa kita harus terus belajar dan upgrade diri untuk dapat bersaing di pasar global.

Nah, berikut adalah beberapa manfaat perkembangan e-commerce dan dampak terhadap perdagangan internasional serta lapangan pekerjaan yang bisa kita lihat. Semoga informasi diatas berguna bagi kalian yang terus mau upgrade diri dengan ilmu dan skill baru ya. Jika kamu tertarik untuk upgrade income mu dengan melakukan impor dan ekspor, boleh cek page AsiaCommerce disini. Kami adalah perusahaan yang bertujuan untuk membantu UMKM Indonesia dalam melakukan sourcing, import-export, distribusi dan fullfilment barang dan jasa. Team kami akan selalu siap membantumu mengembangkan usaha!