Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

5 Tips Membuat Brand Storytelling Menarik Untuk Bisnis

by | Nov 5, 2022 | Tips & Strategi Bisnis

Membuat brand storytelling menjadi salah satu strategi pemasaran yang sering digunakan ketimbang iklan konvensional. Masyarakat sudah mulai bosan dengan iklan karena dinilai kemunculannya yang terlalu sering. Iklan sering kita jumpai di televisi, media sosial, bahkan di aplikasi smartphone. Pola iklannya kurang lebih sama yaitu menawarkan produk secara langsung kepada audiens. Namun ada cara lain dalam mempromosikan produk kepada audiens, yaitu brand storytelling

Brand storytelling adalah penggunaan kisah yang autentik dan emosional oleh sebuah brand untuk tujuan promosi. Dengan brand storytelling, kamu dapat memperkenalkan brand dengan membuat mereka tertarik atas kisah brand milikmu. Alih-alih menjelaskan secara langsung apa kelebihan dan value apa yang diberikan oleh brand milikmu, cara ini akan lebih efektif dan terkesan halus untuk memengaruhi alam bawah sadar audiens agar membeli produkmu. Brand storytelling mampu menjadi kompas yang akan menunjukkan arah strategi pemasaran bisnis kamu. Oleh karena itu, bawa calon konsumenmu masuk ke dalam dunia bisnismu dengan membuat kisah autentik yang memilki jangka panjang, konsisten, dan menunjukkan apa yang kamu pedulikan. Berikut adalah 5 tips dalam membuat brand storytelling yang efektif untuk brand atau bisnis kamu.

 

1. Bercerita dengan Sederhana

Menyampaikan cerita mengenai sebuah brand kepada calon konsumen tidak perlu panjang lebar seperti narasi film, buatlah cerita yang sederhana dan singkat. Cerita yang sederhana akan terlihat lebih realistis dan lebih bisa dipercaya. Agar ceritamu lebih terstruktur, kamu bisa membuatnya berdasarkan tiga bagian besar yaitu : 

  • Awali dengan masalah : jelaskan permasalahan yang ada dan keresahanmu secara singkat dan jelas.
  • Berikan solusi : jelaskan bagaimana cara kamu menyelesaikan permasalahan tadi.
  • Akhiri dengan kesuksesan : berikan kesan positif kepada audiens, ceritakan hal-hal yang realistis tentang kesuksesan brand-mu.

 

2. Sesuaikan dengan Target Audiens

Cara untuk bertahan di tengah kerasnya persaingan bisnis adalah penyesuaian brand dengan target audiens. Oleh karena itu, bisnis yang dijalankan harus terhubung secara langsung dengan konsumen agar dapat menarik hati dan melibatkan mereka lebih jauh dalam bisnismu. Kamu memerlukan proses pendekatan agar bisa menyesuaikan bisnis dengan target konsumen.  Di sinilah peran brand storytelling diperlukan untuk memperkenalkan sebuah brand kepada konsumen secara halus. Sampaikan kisah yang menunjukkan bahwa brand kamu begitu memahami konsumen layaknya mereka memahami diri sendiri, bawakan cerita yang membuat konsumen terhubung langsung atau merasa relate dengan brand. Maka dari itu, ide dari brand kamu harus bisa menginspirasi konsumen yang ditargetkan.

Baca juga : Tips Memilih Produk China Untuk Dijual di Indonesia

 

3. Kisah yang Menyentuh

Konsumen di era digital seperti sekarang ini sudah terlalu nyaman dengan kemudahan akses teknologi. Banyak hal atau aktivitas yang bisa dilakukan secara otomatis yang membuat pekerjaan mereka lebih mudah. Karena kecenderungan menggunakan teknologi tersebut, inilah yang membuat sisi kemanusiaan menjadi sangat mahal harganya. Namun ada sisi lain yang bisa kita jangkau, yaitu emosional. Cerita dalam bentuk apapun akan menjadi menarik dan populer jika dapat menyentuh sisi emosional dari audiens. Konsumen sekarang sudah mulai jenuh dengan promosi yang monoton & hard selling. Untuk itu penting dalam merumuskan bagaimana promosi dari brand-mu dapat menyentuh sisi emosional dari audiens, khususnya kalangan yang menjadi target pasarmu. Ambil contoh iklan-iklan di negeri Thailand yang mungkin kamu juga pernah melihatnya. Iklan mereka selalu tepat sasaran karena membuat audiens tersentuh emosinya atau bahkan menunjukkan emosi seperti sedih dan marah. Model iklan seperti itu yang disebut brand storytelling yang bagus karena mampu menjual produknya dengan menyentuh emosi audiensnya. 

 

4. Narasi yang Unik

Selain cerita yang dapat menyentuh sisi emosional dari audiens, kamu juga harus menyajikan narasi yang unik dan belum pernah ada sebelumnya. Jika hanya menampilkan cerita yang menyentuh dengan narasi biasa, audiens juga akan merasa ceritamu biasa saja dan kurang tertarik dengan brand-mu. Sehingga kamu perlu membuat narasi unik dan autentik agar audiens terkesan dan mengingat ceritamu. Narasi unik merupakan cerita yang dapat membuat audiens merasa penasaran karena belum pernah menemukan cerita yang kamu buat. Konsep unik ini bisa dengan menampilkan cerita yang lucu, mencolok, mengejutkan atau plot twist. Sisi cerita unik inilah yang akan membuat audiens tidak akan dengan membuat audiens mudah lupa dengan ceritamu. 

 

5. Ceritakan Kisah Nyata

Hal terakhir yang tak kalah penting adalah jangan pernah mengarang cerita tentang brand-mu hanya semata ingin mendapatkan perhatian dari audiens atau konsumen. Salah satu cara agar cerita brand-mu menjadi autentik dan konsisten adalah ceritakan kisah asal mula brand secara nyata. Ceritakan saja mengapa kamu memutuskan untuk memulai bisnis. Agar lebih menarik dan lebih realistis, kamu bisa mengemas cerita tersebut dari sudut pandang individu. Jelaskan juga bagaimana visi dan misi brand, bagaimana peran konsumen dalam membatu perkembangan brand, dan juga value apa yang bisa kamu berikan untuk konsumen. Sebagai contoh, ada seseorang yang memiliki komunitas di bidang edukasi. Dia membangun komunitas tersebut karena merasa di kota tempatnya tinggal, tingkat kesadaran masyarakat akan era digitalisasi atau industri digital masih rendah. Seiring berjalannya waktu, akhirnya dia bersama teman-temannya membuat sebuah bisnis yang berfokus pada edukasi dan teknologi di industri digital. 

Itulah 5 tips untuk membuat brand storytelling yang menarik untuk bisnis atau brand. Kamu bisa memulai membangun bisnis dengan tips yang sudah dijelaskan. Kmujuga bisa memulai bisnis sebagai reseller bersama AsiaCommerce dengan cara mendownload aplikasi di Android atau iOS dan Anda juga bisa melakukan Konsultasi Gratis dengan chat ke Customer Support Whatsapp kami.

request-impor

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments