Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Ekspor barang ke luar negeri merupakan kegiatan yang sangat diimpikan oleh tiap pelaku usaha. Dengan melakukan ekspor dapat dikatakan bahwa usaha yang dimiliki telah menembus pasar internasional serta meraih kesuksesan sebagai pengusaha. Ditambah lagi pemerintah gencar mendorong pelaku usaha untuk dapat mengekspor produk usahanya ke pasar mancanegara.  

Selain diberikan kemudahan dan memperbaiki tata aturan serta pelayanan, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada para pengusaha yang telah melakukan ekspor. Tentunya hal ini menjadi angin segar buat kamu pemula yang ingin melakukan ekspor. akan tetapi sebelum melakukan kegiatan ekspor ke luar negeri, sebaiknya kamu memperhatikan cara ekspor barang ke luar negeri untuk pemula. 

Syarat Yang Harus Dilengkapi Sebelum Ekspor  

Sebelum melakukan kegian ekspor, kamu perlu melengkapi beberapa persiapan dan syarat berikut : 

Memiliki Dokumen Purchase Order 

Pastikan kamu telah memiliki dokumen purchase order. Merupakan dokumen bukti permintaan barang dari pembeli yang berada di luar negeri yang kemudian akan menjadi syarat untuk pembuatan dokumen invoice atau surat tagihan kepada pembeli. 

Baca Juga :  Barang Impor dari China Ini Laku Keras di Indonesia

Buat Perencanaan Ekspor 

Perencanaan merupakan salah satu hal penting yang harus kamu siapkan sebelum melakukan kegiatan ekspor. Perencanaan ekspor haruslah dibuat secara detail dan teliti supaya memudahkan kamu ke depannya. Adapun beberapa hal yang harus di buat dengan calon pembeli atau importir, yaitu : 

1. Produk yang akan diekspor 

2.  Penentuan klasifikasi produk 

3. Negara tujuan ekspor 

4. Jalur pengiriman barang 

5. Pengepakan produk 

6. Fumigasi (bebas hama) 

7. Penentuan jadwal ekspor 

8. Menyiapkan surat keterangan asal (SKA) 

9. Menyiapkan surat pemberitahuan ekspor (PEB) 

Cara Ekspor ke Luar Negeri Untuk Pemula 

Menyiapkan Dokumen Ekspor  

Sebelum melakukan kegiatan ekspor kamu juga harus menyiapkan dokumen ekspor untuk menunjang pengiriman barang tersebut. Dokumen tersebut meliputi :

1. Packing list

Dokumen yang berasal dari pengirim dan berisi informasi serta spesifikasi barang, seperti Nomor packing list, Tanggal packing list dibuat, Data lengkap eksportir dan importir, Nomor PO, Nama lengkap barang, Jumlah barang, Berat kotor dan berat bersih barang.

2. Commercial Invoice

Dokumen ini memuat informasi mengenai data barang dan nilainya dalam mata uang asing tergantung negara tujuan ekspor, terdiri dari nomor invoice, nomor pesanan, data lengkap eksportir dan importir, jumlah barang, deskripsi barang dan harga. per unit dan harga total.

3. Bukti Pembayaran Bea Keluar

Dokumen ini sangat penting dan harus dimiliki oleh eksportir agar barang dapat dikirim ke luar negeri. Hal-hal yang dapat membantu proses ini adalah permohonan PEB telah disetujui dengan adanya izin ekspor atau dokumen PE dan pembayaran bea keluar sesuai tarif yang ditentukan dalam dokumen pemberitahuan ekspor.Segera setelah semua dokumen lengkap, produk dapat dikirim ke luar negeri.

Baca Juga : Cara Impor Barang Dari China Untuk Pemula

Cara Ekspor ke Luar Negeri Untuk Pemula 

Apabila syarat dan persiapan telah terpenuhi maka selanjutnya kamu dapat melakukan ekspor dengan cara berikut. 

1. Menetapkan negara tujuan 

Langkah awal yang dilakukan untuk ekspor ke luar negeri adalah menentukan negara tujuan. Dalam menentukan negara tujuan kamu juga harus melakukan analisa budaya, karakter masyarakat negara tersebut untuk kebutuhan analisis pasar dan target market. 

2. Pelajari barang yang akan kamu ekspoor 

Selanjutnya kamu perlu memeriksa apakah produk yang akan di ekspor termasuk produk yang dilarang ataupun termasuk barang lartas oleh pemerintah Indonesia. Kamu dapat mengunjungi www.insw.go.id untuk izin produk dan pajak. Pastikan juga bahwa barang yang  kamu coba ekspor dapat diimpor ke negara yang ditentukan. 

3. Gunakan website untuk pasar internasional  

Salah satu usaha yang dapat digunakan untuk menembus pasar internasional yaitu dengan memanfaatkan teknologi, salah satunya adalah dengan memanfaatkan website bisnis. Kamu bisa juga memanfaatkan portal bisnis internasional, yaitu dengan mendaftarkan usaha ke portal bisnis internasional, maka peluang pembeli dari negara lain bisa terbuka. Contoh portal bisnis tersebut diantaranya adalah Amazon, ebay, Rakuten dan Alibaba. 

4. Membuat Dokumen Legal Ekspor  

Cara ekspor ekspor barang ke luar negeri untuk pemula selanjutnya adalah dengan membuat dokumen legal ekspor. Seperti disebutkan di atas, semua dokumen legalitas perlu disiapkan untuk ekspor.  

Untuk menyederhanakan proses ekspor,  semua informasi ekspor seperti nama perusahaan, alamat perusahaan, barang ekspor, dll. harus disinkronkan. Tidak jarang durasi proses ekspor dipengaruhi oleh  data yang tidak lengkap atau penyimpangan dari data. Eksportir. 

Baca Juga : Apa Itu Barang Lartas Dan Bagaimana Cara Mengurusnya ?

5. Lengkapi dokumen dan gunakan fasilitas pemerintah  

Lengkapi segera dokumen-dokumen seperti yang telah tertera di atas serta kamu juga dapat menggunakan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah, yaitu https://djpen.kemendag.go.id, yang memungkinkan bisnis lokal menjual ke luar negeri. Kemudian lengkapi persyaratan dan siapkan semua yang kamu butuhkan sebagai bagian dari proses ekspor. Jika semua syarat telah dilakukan, barulah kamu dapat mulai menjalankan kegiatan ekspor. 

6. Melakukan Pemberitahuan Pabean  

Melakukan Pemberitahuan Pabean kepada Pemerintah oleh Pihak Bea dan Cukai dengan menyerahkan seluruh dan kelengkapan dokumen Pemberitahuan Ekspor Cukai (PEB) sebagaimana yang telah diuraikan di atas.  

7. Memperoleh Nota Persetujuan Ekspor  

Setelah permohonan ekspor kamu disetujui, kamu akan menerima Pemberitahuan Lisensi (NPE) dari Bea Cukai. Jika  kamu menerima NPE, barang tersebut secara hukum  dianggap sebagai barang ekspor.  

8. Ekspor barang 

Setelah mendapatkan NPE ekspor barang, kamu tinggal mengisi barang dan mengirimkannya melalui jalur darat atau laut. Jangan lupa untuk mengasuransikan barang dan kargo kamu. Setelah semua barang diekspor, kamu akan dapat menerima pembayaran sesuai  kesepakatan dari  negara tujuan.

9. Proses pengiriman barang oleh eksportir

Output penting dari proses pengiriman ini adalah dokumen pengiriman yang menyatakan bahwa eksportir telah mengirimkan barang yang dipesan oleh importir sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam letter of credit. Proses pengiriman meliputi:  

Eksportir  menerima konfirmasi L/C  sebagai acuan pengiriman barang. Pada saat yang sama, eksportir membuat reservasi pengiriman dengan perusahaan pelayaran sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam kontrak penjualan.  

Baca Juga : Mau Hitung Berapa Biaya Logistik? Pahami Istilah-Istilah Berikut!

Eksportir kemudian wajib mengajukan Pemberitahuan Ekspor Cukai (PEB) sebagai bagian dari pajak bea dan cukai di pelabuhan muat. Oleh karena itu, eksportir juga harus menyerahkan hal-hal lain, seperti pembayaran pajak ekspor (PE) dan tambahan pajak ekspor (PET), kepada advisory bank.  

Perusahaan pelayaran memuat barang dan menyerahkan kepada eksportir sertifikat penerimaan, kontrak pengapalan, bukti kepemilikan barang (bills of lading) dan, jika perlu, dokumen pengapalan lainnya. Eksportir kemudian mengirimkannya ke bank saran dan meneruskannya ke  bank pembuka.  

Perusahaan pelayaran mengangkut barang  ke pelabuhan tujuan yang ditentukan oleh bill of lading (B/L). Importir akan menerima dokumen pengapalan pada saat kewajiban pembayaran kepada  bank pelaksana telah diterima. Dokumen pengiriman ini juga digunakan untuk  bea cukai impor di pabean pelabuhan dan untuk pengambilan kargo dari perusahaan pelayaran.

Bagaimana, cukup jelas bukan ? cara ekspor ke luar negeri untuk pemula memang kompleks dan membutuhkan berbagai persyaratan khusus. Tapi kamu tidak perlu khawatir karena ada cara yang cukup mudah untuk melakukan ekspor ke luar negeri, yaitu dengan bantuan dari jasa ekspor salah satu nya adalah AsiaCommerce. Dengan berbagai layanan seperti konsultasi ekspor, konsolidasi paket, pengiriman logistik, inspeksi kualitas, jasa pengiriman, sampai pengurusan beacukai, agar kamu dapat secara penuh fokus kedalam bisnis yang kamu jalani. Jadi tunggu apa lagi? yuk segera gabung AsiaCommerce dengan cara klik disini atau pada banner untuk mendaftar sekarang juga!